Warga mengantre mendapatkan air bersih saat kekeringan terjadi di Desa Ganggaeng, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, Selasa (14/8/2018). Foto Ist

PANDEGLANG, SSC – Memasuki musim kemarau yang berakhir pada agustus ini, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menyediakan dua tangki air bersih untuk membantu warga yang mengalami kekeringan dengan kapasitas 4.000 liter.

Direktur Utama PDAM Tirta Berkah, Ujang Sumawinata mengatakan, seluruh armada tangki air yang dimiliki dikerahkan untuk mengatasi musim kemarau panjang.

“Saat ini kita hanya memiliki 4 unit mobil tangki. Dua unit digunakan untuk menyalurkan air ke pelanggan sedangkan dua unit lagi difungsikan untuk menyalurkan bantuan air bersih,” kata Ujang, Kamis (16/8/2018).

Ia menambahkan, dalam sehari, armada yang disiapkan untuk mengirim bantuan air bersih sekitar 2 lokasi. Kondisi ini dianggap masih kurang optimal, karena faktor keterbatasan anggaran dan jarak tempuh dalam mengirim air bersih.

“Dalam mengirim bantuan air ini, kami lakukan sebanyak 2 kali sehari jika memungkinkan dilakukan pengiriman. Kondisi ini, lantaran jangkauan desa yang terdampak cukup jauh,” tambahnya.

Ia menjelaskan, pengiriman air bersih yang dilakukan ini harus berdasarkan dengan surat pengajuan yang dilayangkan oleh camat setempat.

“Kalau enggak ada surat resmi dari camat setempat, maka kami (PDAM,red) tidak bisa mengirimkan air ini ke warga. Bahkan, Saat ada pemeriksaan, kami bisa mempertanggung jawabkan,” pungkasnya.  (Azis/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here