20.1 C
New York
Jumat, Juli 17, 2026
BerandaPeristiwaNama Qoidatul Sitta Paling Kuat Diusulkan PKS Banten Jadi Bacalon Kada Cilegon

Nama Qoidatul Sitta Paling Kuat Diusulkan PKS Banten Jadi Bacalon Kada Cilegon

-

CILEGON, SSC – Nama anggota DPRD Cilegon, Qoidatul Sitta dinilai DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banten paling kuat untuk diusulkan menjadi Bakal Calon Kepala Daerah Kota Cilegon dibandingkan dengan dua nama lainnya yakni Wakil Ketua DPRD Cilegon, Nurrotul Uyun, Anggota DPRD Cilegon, Qidatul Sitta dan Ketua Bidang Ekuintek-LH PKS Banten, Amal Irfanudin.

Nama Sitta dinilai kuat ditentukan berdasarkan hasil polling dan skooring saat rapat di DPW PKS Banten, Senin, 16 Februari lalu.

“Untuk Cilegon Bu Sitta. Nama bu Sitta lebih menguat jika dibandingkan dengan kedua calon lainya. Tapi, hasil itu bisa berubah dan tidak. Votting dan skooring akan berakhir selama 2-3 minggu kedepan,” kata Ketua DPW PKS Banten Sanuji Pentamarta dikonfirmasi, Selasa (25/2/2020).

Lebih lanjut, Sanuji mengaku, ada sejumlah alasan Qoidatul Sitta lebih dominan dibanding nmaa lainnya. Dilihat dari silsilah keluarga, Sitta mempunyai nama besar di Kota Cilegon. Sitta juga punya karisma (good looking) serta sosok calon perempuan.

“Kita tahu bersama jika bu Sitta ini kan sosok perempuan, milineal, good looking lagi. Apalagi suami dan keluarga besar punya nama di Cilegon,” lanjut Sanuji.

Usai penggodokan akhir itu, sambung Sanuji, DPW PKS Banten akan menyerahkan rekomendasi ke DPP untuk selanjutnya ditetapkan dan diberikan SK rekomendasi penetapan bacalon kada.

“Secepatnya kita kasih ke DPP. Kalau dari DPP saya perkirakan sih enggak lama lah,” sambungnya.

Sementara, Anggota DPRD Cilegon, Qoidatul Sitta mengaku bila dirinya belum siap apabila ditunjuk DPP untuk menjadi calon Wakil Walikota Cilegon untuk mendampingi Helldy Agustian di Pilkada.

“Sama mah masih belum siap dalam hal ini. Masih fokus menjadi anggota DPRD Cilegon. Terlalu dini untuk ikut Pilkada Cilegon. Secara usia masih terlalu muda. Bu Uyun (Wakil Ketua DPRD Cilegon) aja,” ujarnya.

Meski demikian, dirinya akan meminta izin terlebih dulu kepada keluarga besar di Jombang untuk usulan DPW tersebut.

“Saya kan masih punya keluarga. Terlebih ada suami dan keluarga besar di Jombang. Saya musti minta doa restu dulu ke suami. Karena enggak mungkin saya maju kalau ridho dan restu suami tidak menginzinkan saya maju,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini