20.1 C
New York
Jumat, Juli 17, 2026
BerandaPeristiwaNasrul Akui Telah Dicopot Golkar, Tetap Konsisten Maju di Pilkada Kabupaten Serang

Nasrul Akui Telah Dicopot Golkar, Tetap Konsisten Maju di Pilkada Kabupaten Serang

-

SERANG, SSC – Desas desus status Bakal Calon Bupati Serang, Nasrul Ullum yang merupakan kader Golkar tetapi diusung maju di Pilkada Kabupaten Serang oleh Partai Gerindra, terjawab sudah. Sebelumnya wartawan selatsunda.com coba mengkonfirmasi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Serang, Fahmi Hakim mengenai status Nasrul saat di Kantor PKB Banten, beberapa waktu lalu. Namun Fahmi enggan memberi komentar.

Nasrul ketika dikonfirmasi mengaku, jabatannya di dalam struktur tepatnya sebagai Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Bojonegara telah dicopot oleh Golkar karena terendus maju di Pilkada Kabupaten Serang. Ia menyatakan, pencopotoan itu diketahuinya saat pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kabupaten Serang,  beberapa bulan lalu.

“Kalau secara struktur partai di Golkar, saya kan sudah jelas dari Ketua PK Bojonegara, sudah dicopot. Itu pas Musda Golkar Kabupaten Serang, kemarin. Itu sebelum puasa, saya sudah copot. Dengan otomatis, kalau setelah musda, saya di struktur sebagai ketua PK sudah di copot,” ungkapnya dikonfirmasi, Jumat (17/7/2020).

Dengan pencopotan itu, kata Nasrul, sudah jelas bahwa posisinya tidak lagi ada di dalam struktur Golkar dan telah ada yang menggantikan posisinya. Meski memang diakuinya hingga saat ini belum ada pengakuan resmi dari Golkar tentang itu.

“Secara de facto, kan sudah jelas, saya sudah tidak di Golkar lagi. Kan bukan saya lagi ketua PK-nya. Tapi secara de jure memang belum,” tuturnya.

Sejauh ini untuk melegitimasi maju di Pilkada Kabupaten Serang, ia mengaku akan mundur dari jabatannya sebagai anggota DPRD Kabupaten Serang. Mekanisme itu sedang diproses olehnya ke DPRD Kabupaten Serang.

“Kalau sekarang (posisi anggota DPRD) sedang kita jalani prosesnya. Kita lihat di Peraturan KPU-nya yang penting sudah mundur dari DPRD,” sambung Ulum.

Ia mengaku tetap bersemangat dan konsisten maju bertarung di pilkada bersama Partai Gerindra dan Partai Demokrat. Nasrul secara mental dan finansial tidak ragu berhadapan dengan petahana.

“Nggak ada ragu, semangat terus, konsisten. Tetap bertarung bersama Gerindra dan Demokrat,” tuturnya.

Soal lobinya kepada PAN sebagai partai politik yang hingga saat ini belum menurunkan SK Penetapan Bacalon meski beberapa waktu lalu Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto telah merestui Ratu Tatu Chasanah sebagai bacalon yang didukung PAN, Nasrul masih optimis.

“(Lobi) DPD sudah, DPW juga. Dpp dengan bang Yandri sudah komunikasi juga. (Bertemu) sebelum itu (Yandri Bertemu Tatu). Biar bang Yandri yang menjawab,” paparnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen