PT ASDP Merak melakukan uji sandar internal Dermaga VII, Pelabuhan Merak, Cilegon. Tampak kapal Jatra I sandar di Dermaga VII saat uji sandar, Selasa (18/12/2018). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak melakukan uji coba sandar kapal secara internal di Dermaga VII, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon. Uji coba ini dilakukan untuk menyiapkan dermaga tambahan tersebut menghadapi pelaksanaan angkutan Hari Natal dan Tahun Baru 2019.

General Manajer PT ASDP Merak, Fahmi Alweni mengatakan, uji coba sandar kapal yang dilakukan ASDP di dermaga VII, Selasa (18/12/2018) tadi pagi sebagai bentuk pra uji coba dalam persiapan menghadapi angkutan Natal dan Tahun Baru 2019. Ia mengakui pra uji coba internal tersebut masih belum berjalan lancar lantaran kendala cuaca. Sekalipun demikian, uji coba ini masih tetap berlanjut guna memastikan kelaikan dermaga.

“Kalau kondisi uji coba sandar ini, Ini kan baru pra uji coba. Kita coba kapal kecil di bawah 5ribu GT seperti Jatra, sandar haluan bagus. Tetapi karena memang cuaca agak kurang bersahabat sehingga ada kesulitan. Tetapi uji coba ini akan terus berlanjut, dan kita menggunakan kapal yang existing, sehingga nanti dapat dioperasikan,” ungkap Fahmi ditemui di Pelabuhan Merak.

Ia menyebut, infrastruktur dermaga VII baik di sisi laut dan sisi darat dinyatakan telah siap untuk dioperasikan. Sekalipun proyek dermaga ini belum sepenuhnya rampung atau progress pembangunannya mencapai 75 persen, dermaga dipastikan dapat dioperasikan pada Nataru 2019 ini.

“Pembangunan dermaga VII sudah hampir rampung dari sisi laut, tinggal di sisi darat untuk sidetream dalam waktu dekat di angkutan Lebaran sudah bisa digunakan,” tuturnya.

“Kalau kita akumulasi dengan sisi darat, (pekerjaan) sidetream juga belum (selesai), gangway penumpang juga belum. Sehingga diakumulasi cuman 75 persen. Tetapi secara operasionalnya itu sudah layak dioperasikan, tingga kita menunggu perintah dari Direksi untuk dioperasikan pada Nataru ini,” paparnya.

Diketahui, Dermaga VII mulai dibangun pada tahun 2017. Pembangunan dermaga tambahan ini menghabiskan anggaran sekitar Rp 200 miliar. Diperkirakan dermaga dapat menampung kendaraan penumpang hingga 200 unit.

“Kurang lebih itu bisa menampung sampai 200 kendaraan campuran. Karena kita lihat jalurnya agak panjang sekitar 200 meter, sehingga daya tampung kantong parkir itu, juga bisa menampung hingga jalur masuk,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?