Walikota Cilegon, Helldy Agustian menyerahkan secara simbolis kunci milik salah satu warga yang selesai di renovasi oleh NS Bluescope Indonesia,” Kamis (30/9/2021). Foto : Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – PT NS Bluescope Indonesia membangun 3 (tiga) unit rutilahu (rumah tidak layak huni) dan MCK (Mandi Cuci Kaki) untuk warga Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil. Pabrik baja lapis di Kota Cilegon ini membangun fasilitas warga lewat dana Corporate Social Responsibility (CSR) bekerjasama dengan Habitat for Humanity Indonesia.

Direktur PT NS BlueScope Indonesia, Irfan Fauzie mengatakan, sejak 2020 lalu, NS Bluescope Indonesia telah berkoordinasi untuk merealisasikan pembangunan rutilahu dan MCK untuk masyarakat Warnasari. Namun karena pademi covid-19, perusahaan baru bisa melaksanakannya di 2021. Seperti yang telah direalisasikan dengan penyerahan bantuan covid-19 kepada warga Cilegon dalam bentuk masker, sembako, tabung oksigen, selang, regulator dan konsentrator melalui PMI Cilegon dan CCSR.

Baca juga  Amankan Pilkades Kabupaten Serang 2021, Polres Cilegon Kerahkan 869 Personel

“Dengan kehadiran kami (NS NS Bluescope Indonesia) di Kota Cilegon ini sebagai bentuk keperdulian perusahaan untuk keluarga Cilegon,” kata Irfan Fauzie, Kamis (30/9/2021).

Sementara itu, Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, Susanto menjelaskan, program CSR yang dilakukan oleh PT NS Bluescope Indonesia sebagai bentuk sumbangsih perusahaan untuk masyarakat Cilegon khsusunya di wilayah Citangkil.

“Ini merupakan bentuk komitmen kami (perusahan) untuk masyarakat sekitar Citangkil. Keberadaan kami Ditengah-tengah masyarakat ini pun ingin nyaman dan masyarakat pun akan nyaman dengan keberadaan kami di sini. Apabila Pak Walikota membutuhkan kami dengan program-program yang ada di pemerintah , kami siap membantu,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Cilegon Helldy Agustian mengatakan, dengan pembangunan rutilahu dan MCK ini bisa menjadi berkah untuk masyarakat yang berharap memiliki rumah idaman.

Baca juga  KONI Cilegon Temukan 8 Cabor Terindikasi Berkegiatan Fiktif, Ini Reaksi Walikota Helldy

“Mudah-mudahan ini berkah untuk masyarakat yang mendambakan memiliki rumah idaman,” ujarnya.

Helldy menjelaskan, dalam membangun rutilahu, pemerintah sebenarnya telah memiliki alokasi anggaran sebesar Rp 15 juta dari anggaran sebelummya sebesar Rp 7,5 juta. Anggaran tersebut naik 100 persen dari sebelumnya.

“Ini anggaran rutilahu yang udah kami persiapkan di 2022 mendatang. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada NS Bluescope Indonesia yang telah membantu pemerintah untuk membangun rutilahu ini. Semoga dengan apa yang telah dibangun oleh PT NS Bluescope mampu menjadi motor pengerak bagi perusahan-perusahan lain untuk menyalurkan CSR untuk masyarakat,” pungkasnya. (Ully/Red)