CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Robinsar menekankan agar seluruh OPD dapat menjalankan percepatan program dan anggaran di bulan April ini. Hal ini ditekankannya karena saat ini sudah memasuki Triwulan II.
Robinsar mengakui, Pemkot memang di Triwulan I tengah fokus menggenjot pendapatan daerah. Karena menurutnya secara sirkulasi pada Triwulan I, pendapatan tergali minim. Dengan mengerek pendapatan daerah di awal tahun, kata dia, pembangunan dapat direalisasikan di Triwulan II.
“Di triwulan pertama kan memang sedang fokus di menge-push pendapatan karena secara sirkulasinya, biasanya di triwulan pertama, agak minim dari sisi pendapatan. Makanya triwulan kedua, dengan program BPKPAD, dengan keringanan denda dan bunga, potongan bunga. Itu dalam rangka stimulus juga agar WP itu bisa segera menyetorkan dananya,” ujar Robinsar, Belum lama ini ditulis Selatsunda.com, Selasa (31/3/2025).
“Agar dana terkumpul itu di triwulan ini, kita bisa langsung melakukan berbagai macam pembangunan baik infrastruktur atau pelayanan dasar di masyarakat, yang menjadi pekerjaan rumah,” sambung Robinsar.
Robinsar mengungkapkan, langkah-langkah percepatan yang diminta sudah kerap disampaikannya kepada OPD. Bahkan hal itu disampaikan di awal tahun.
Ia meminta agar OPD pada Triwulan I dapat menyiapkan seluruh berkas administrasi program. Agar pekerjaan sudah dapat dikerjakan di Triwulan II.
“Sebenarnya langkah itu tidak hari ini saja, sebelum masuk triwulan kedua, ketika dia melakukan kegiatan, ada review dan lain-lain. Saya sudah sering saya panggil dan saya sampaikan, dari awal tahun agar dilakukan percepatan,” paparnya.
“Supaya Tri wulan kedua ini mulai nge-gas. Jadi di triwulan pertama itu penyiapan dokumentasi, adminstrasi semua, agar triwulan dua ini sudah mulai jalan,” ucapnya.
Robinsar mengakui, program yang dijalankan pada Tahun 2025 belum berjalan optimal karena kala itu masa transisi kepemimpinan.
“Bicara percepatan pembagnunan ataupun program, kita belajar dari tahun kemarin, banyak pekerjaan jalan di triwulan tiga dan empat. Nah yang saya lihat sendiri, karena banyak keterbatasan, keterbatasan waktu, banyak yang tidak optimal, tidak sesuai on scedule dan sebagainya. Karena waktu terbatas,” terangnyga.
Oleh karenanya, Ia meminta OPD dapat mempercepat di awal tahun jangan sampai program atau kegiatan yang direncanakan bergeser ke tahun berikutnya.
“Kenapa kemarin, awal tahun saya woro-woro, untuk segera melakukan kegiatan, tidak di akhir tahun tapi di awal tahun. Agar untuk meminimalisir, hal-hal ketika ada perbaikan, revisi, masih bisa dikerjar. Jangan sampai habis waktunya, di mau lewat tahun, kita tidak ngapa-ngapain,” paparnya.
“Agar pembangunan bisa optimal dan sesuai dengan harapan serta persiapan lebih matang,” pungkasnya. (Ronald/Red)





