Ketua DPRD Cilegon, Endang Effendi menandatangani Surat Usulan Pengesahan Pemberhentian Walikota dan Wakil Walikota Masa Jabatan 2016-2021 dan Usulan Pengesahan Pengangkatan Calon Walikota dan Wakil Walikota Terpilihnya dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Tahun 2020 di Rapat Paripurna DPRD, Kamis (28/1/2021). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Dinamika politik di Kota Cilegon yang tinggi sejak pemilihan kepala daerah (pilkada) berlangsung hingga pleno penetapan selesai digelar, tampak mulai mencair Hari ini, Kamis (28/1/2021). Ini terlihat saat Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Terpilh, Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta menghadiri Rapat Paripurna Usulan Pengesahan dan Pengangkatan Calon Walikota dan Wakil Walikota Terpilihnya dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Tahun 2020 di Gedung Paripurna DPRD.

Keduanya terlihat saat masuk ke gedung dewan itu langsung menyapa para anggota dewan dan tamu yang hadir. Sebaliknya Helldy-Sanuji juga terlihat dibalas dengan sambutan hangat.

Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Terpilih, Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta hadir dalam Rapat Paripurna

Kedua pimpinan daerah terpilih ini dalam paripurna langsung diberi tempat duduk didepan sebelah kanan gedung paripurna. Sejak paripurna dimulai yang dipimpin oleh Ketua DPRD Cilegon, Endang Effendi dan Wakil Ketua II, Nurotul Uyun dan dihadiri Walikota Cilegon, Edi Ariadi,  suasana di gedung para politisi ini tak terlihat tegang.

Bahkan, wuasana politik di gedung rakyat itu tampak memberi sinyal positif dengan syarat kuorum yang dipenuhi sebanyak 29 anggota dewan. Saat dibukanya paripurna ini pun tak ada satupun anggota dewan yang menyampaikan interupsi.

Baca juga  Gaspol Abangku ke Kalos Kafe, Tempat Nongkrong Baru di Cilegon dengan View Alam, Yuks Cobain

Cair politik ini makin terlihat saat penandatanganan dua usulan baik Usulan Pengesahan Pemberhentian Walikota dan Wakil Walikota Masa Jabatan 2016-2021 dan Usulan Pengesahan Pengangkatan Calon Walikota dan Wakil Walikota Terpilihnya dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Tahun 2020.

Suasana keakraban pun terlihat antara Ketua DPRD Endang, Wakil Ketua, Uyun, Walikota Edi dan Walikota dan Wakil Walikota Terpilih,  Helldy-Sanuji saat awak media mengabadikan foto penandatanganan surat usulan. Endang saat itu melempar canda kepada awak media dengan menjaga jarak. Seorang awak media pun menjawab “Siap, Pak Ketua,” ujarnya.

Endang ketika itu juga kembali bercanda. Politisi Golkar ini bercanda kepada Walikota Terpilih Helldy dengan bertanya perlukah usulan ditandatangani. Saat itu Helldy, Sanuji, Uyun dan Edi pun tertawa lebar. Tidak lama, Ketua DPRD langsung menandatanganinya dengan menyebut doa kepada Allah SWT.

“Bismillahirrahmannirrahiim,” ujar Endang.

Canda pun dilempar Walikota Edi kepada Ketua Endang dan bertutur “Katanya nggak mau tanda tangan” ujarnya.

Saat itu, tawa lebar dari para pejabat pun lepas. Suasana makin hangat terlihat saat tinta pena untuk tanda tangan surat tidak keluar. Walikota Terpilih Helldy menawarkan pena miliknya. Tak lama setelah itu, Ketua Endang pun melanjutkan penandatangan berkas selanjutnya.

Baca juga  Gaspol Abangku ke Kalos Kafe, Tempat Nongkrong Baru di Cilegon dengan View Alam, Yuks Cobain

Helldy usai rapat bersyukur diundang dan dapat hadir dalam paripurna sekaligus menyaksikan langsung penandatangan usulan pengesahan dan pengangkatan dia dan wakilnya, Sanuji. Di mana usulan tersebut akan diteruskan kepada Pemprov Banten untuk ditindaklanjuti ke pelantikan.

“Alhamdulilah, amin. Hari ini sudah diundang. Melihat tadi artinya sudah ditentukan pengusulan kepada gubernur. Nanti gubernur ke Kemendagri. Rasa syukur, atas Ridho Allah semua berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Saat ditanya penandatanganan usulan tadi adalah wujud sejuknya politik di Cilegon, Helldy mengamininya.

“Semua juga cair, kan hari ini lagi hujan. Insya Allah,” ujarnya.

Mengenai pelantikan dan nanti memimpin pemerintahan, kata dia, Tim Transisi Helldy-Sanuji telah menyiapkan seluruh persiapan. Setelah dilantik akan ada bentukan tim baru dinamai Tim Percepatan Cilegon Baru.

“Intinya, setelah kita dilantik, namanya saja berbeda Tim Percepatan Cilegon Baru,” tuturnya. (Ronald/Red)