Foto infografis Selatsunda.com Covid-19

CILEGON, SSC – Gugus Tugas Percepatan Penanangan Covid-19 mengumumkan pertambahan satu warga Kota Serang terkonfirmasi positif Covid-19. Warga asal Kelurahan Serang, Kecamatan Serang berinisial K ini diduga terpapar Virus Corona dari tempatnya bekerja yang diketahui adalah Pabrik PT Cabot Indonesia, Kota Cilegon.

Dikonfirmasi, HR Manager PT Cabot Indonesia, Febri Handriandi membenarkan informasi tersebut. Karyawan K, kata Febri terkonfirmasi positif Covid-19 setelah hasil swab keluar pada Kamis (14/5/2020).

Baca : Satu Warga Serang Positif Covid-19, Diduga Terpapar Dari Tempat Kerjanya di Cilegon

Febri mengungkapkan, perusahaan sudah melakukan pelacakan (tracing) terhadap karyawan yang berpotensi terpapar Covid-19 sejak Gugus Tugas Covid-19 Kota Cilegon mengumumkan Pasien 01 berinisial ND (31) terkonfirmasi positif Corona. Perusahaan setelah itu langsung melakukan tracing terhadap karyawan mereka yang tinggal di Kelurahan Panggung Rawi menginisiasi melakukan PCR terhadap beberapa karyawan tersebut.

Beberapa hari kemudian, Gugus Tugas Covid-19 Kota Cilegon kembali mengumumkan Pasien 02 berinsial Y terkonfirmasi positif Corona. Dijelaskan Febri, Pasien 02 yang merupakan warga Panggung Rawi dan bekerja di perusahaan, terpapar dari Pasien 01 Cilegon.

Baca juga  Tabrakan di Ciwandan Libatkan Sejumlah Kendaraan, Satu Pemotor Luka-luka

Baca juga : Pasien Positif Covid-19 Cilegon Bertambah 1 Orang, Tertular Dari Pasien 01

Setelah karyawan Y dinyatakan positif Corona, perusahaan melakukan tracing kembali secara mendalam. Perusahaan kemudian memutuskan untuk melakukan pengambilan sampel swab test terhadap 16 karyawannya yang beresiko tinggi dan medium.

Pada swab test pertama dilakukan pada 8 Mei 2020 terhadap 6 orang karyawan dan test kedua pada 11 Mei 2020 sebanyak 10 orang.  Satu diantaranya, kata Febri adalah Karyawan K.

“Jadi perusahaan langsung menjalankan prosedur dan protokol terhadap yang kontak dengan Y. Itu di tracing. Dalam dua hari test itu, kami lakukan swab test totalnya 16 orang karyawan. 6 di hari pertama dan berikutnya 10. Satu diantaranya karyawan yang tinggal di Kelurahan Serang,” ujarnya.

Ia mengutarakan, hasil swab test 16 karyawan kemudian keluar pada Kamis (14/5/2020). Dimana 15 karyawan diantaranya negatif Covid-19 dan 1 orang karyawan yakni K (Pasien 08 Serang) positif.

“Hasil 15 negatif, satu positif. Untuk yang satu positif (Pasien 08),” kata dia.

Baca juga  Wakil Walikota Sanuji Jual 'Jas Kemenangan' Pilkada Bantu Warga di Palestina

Perusahaan, paparnya, sebelum melakukan swab test saat itu langsung menginformasikan kepada karyawan untuk menjalani isolasi mandiri.

Perusahaan belum dapat memastikan dimana K diduga terpapar.

“Kita tidak bisa memastikan dia (Pasien 08 Serang) terpapar di kantor. Kalau dilihat dari kontaknya dia dengan Pasien 02 (Cilegon) di kantor, tetap tidak intens. Bertemu hanya pada pergantian shift. Pada waktu tertentu, mereka ada interaksi, keduanya berpapasan,” paparnya.

Ia mengungkapkan, perusahaan sebelum pandemi Covid-19 merebak di Indonesia telah menjalankan anjuran WHO seperti penggunaan masker, cuci tangan dengan sabun daan physical distancing jarak 2 meter. Begitupun kemudian perusahaan juga mengikuti anjuran pemerintah.

Perusahaan berharap dengan kondisi dua karyawan baik Y dan K terkonfirmasi Corona dapat sembuh dari Corona dan kembali kerja normal seperti biasa.

“Pasien 02 Cilegon ini kan karyawan kami, dan dia sudah sembuh. Tadi kita sudah menjemput karyawan kami. kami mendoakan supaya karyawan kami, Pasien 08 bisa juga sembuh dan kembali bersama keluarga,” harapnya. (Ronald/Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini