CILEGON, SSC – Sekretariat Wakil Presiden dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Republik Indonesia melakukan kunjungan langsung ke Kantor Walikota Cilegon, Kamis (22/6/2023). Kunjungan ke Kota Cilegon ini langsung disambut Walikota Cilegon, Helldy Agustian, Staf Ahli Walikota, Aziz Setia Ade Putra dan Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, Sabri Mahyudin di ruang rapat Walikota Cilegon.

Asisten Deputi Energi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia RI, Ridha Yasser, mengatakan, kunjungan rombongan Kemenko Marves ke Kota Cilegon kali ini, untuk meninjau, memastikan dan melihat langsung pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon dalam mengurai sampah sehingga bisa dimanfaatkan menjadi energi co-firing di PT PLN (Persero).

“Kita ingin memastikan langsung pabrik pengelolaan sampah Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) yang ada di Kota Cilegon secara langsung,” kata Ridha Yasser kepada Selatsunda.com usai ditemui di Kantor Walikota Cilegon.

Baca juga  Selama Lebaran, Volume Sampah di Cilegon Naik Hingga 15 Persen

Ridha juga mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh Pemkot Cilegon dalam menyelesaikan persoalan sampah. Terlebih lagi, persolan sampah ini menjadi hal yang harus diselesaikan bersama.

“Saya kira baguslah Kota Cilegon TPSA Bagendung ini. Saya juga tadi degar, jika Pak Walikota punya program lain yang terkait dengan program ini. Tapi saya juga ingatkan Pemkot Cilegon, agar TPSA Bagendung selain menyelesaikan persoalan sampah tentu bisa membantu mengurangi angka pengangguran di Cilegon,” ujar Ridha.

Lebih lanjut, dengan adanya pengelolaan co-firing di TPSA Bagendung ini bisa menyerap tenaga kerja dari warga sekitar, hingga penyelesaian sampah ke hulu untuk meminimalisasi adanya sisa limbah di Kota Cilegon.

Baca juga  Tingkatkan Retribusi, Perusahaan yang Gunakan  Tenaga Kerja Asing di Cilegon Dikumpulkan

“Penyelesaian sampah ke hulunya, jangan sampai nanti yang dibangun mangkrak, cocok dan tidak bermasalah,” ujarnya.

Sementara itu Asdab Infrastruktur, Ketahanan Energi dan Sumber Daya Alam Sekretariat Negara Wapres, Prastiwi,  mengapresiasi atas kerja keras Pemkot Cilegon menginisiasi pengolahan sampah menjadi BBJP.

“Kalau dari kami datang ke Cilegon ini untuk melihat seperti apa pemberdayaan ke masyarakatnya seperti apa. Bagaimana pelibatan masyarakat dalam proses pemilahan sampah ini sampai menjadi produk co-firing,” kata Prastiwi.

Wali Kota Cilegon Helldy Agustian menyambut baik masukan dan kepercayaan yang diberikan oleh Kemenko Marves kepada Pemkot Cilegon. Kedepannya, pengelolaan sampah di TPSA Bagendung ini bisa diterapkan di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.

“Kami mengucapkan terimakasih suatu kepercayaan dan kebanggan bagi kami dikunjungi dari kementrian. Ini sebagai bukti aplikasi kami,” pungkasnya. (ADV)