CILEGON, SSC – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon untuk menambah unit Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri dikebut. Saat ini, Dindik Cilegon telah memetakan 4 titik lokasi yang akan didirikan untuk penambahan SMPN baru. Keempat lokasi itu terletak di Kecamatan Grogol, Kecamatan Purwakarta, Kecamatan Citangkil dan Kecamatan Jombang.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Cilegon Ismatullah mengatakan, pola yang digunakan untuk menambah SMPN yaitu dengan sistem penggabungan atau merger SDN yang ada. Sistem merger sendiri, jika ada 2 SDN yang lokasinya bersebelahan, maka satu sekolah akan dijadikan SMP.
“Kajiannya masih belum selesai. Jadi nanti polanya akan menggunakan sistem merger. Maksud dari merger sendiri, apabila ada satu lokasi terdapat dua SD maka satu sekolah ini akan dijadikan SMP. Minimal, sebagai percontohan, akan ada 4 kecamatan yang bakal dijadikan SMP Negeri,” kata Ismatullah kepada awak media ditemui di Kantor Walikotan Cilegon,” Rabu (24/3/2021).
Ismat panggilan akrabnya ini, menjelaskan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan menyampaikan dan melaporkan pola merger tersebut ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayan (Kemendikbud) RI sehingga kedepan dapat segera disusun Rencana Induk Pengembangan Sekolah (RIPS).
“Makannya kita tidak ingin terburu-buru dengan kondisi ini. Kita harus melaporkan serta meminta arahan dari Kemendikbud akan rencana dibuatnya sekolah SMP Negeri. Insa Allah, 4 sekolah di beberapa kecamatan ini akan menjadi file project untuk selanjutnya bisa dibuat kembali SMP Negeri di Kota Cilegon,” ujar Ismat.
Kata Ismat, untuk mewujudkan SMP Negeri ini, Dindik Kota Cilegon akan menghitung kebutuhan kursi serta melakukan perbaikan bangunan sekolah.
“Bagaimana pun, insfrastruktur SD tidak sama dengan insfrastruktur SMP. Maka dari itu, kita akan komunikasikan ke pusat agar pendirian SMP ini sesuai aturan. Untuk pengajar sendiri, ada 70 guru PNS di sekolah SMP Swasta yang akan ditarik untuk di tempatkan di 4 SMP Negeri baru. Dan Insa Allah, tahun ini bisa terealisasi untuk 4 sekolah tersebut,” pungkas Ismat. (Ully/Red)

