Foto Ilustrasi (Merdeka.com)

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Cilegon telah mencoret anggaran dua cabang olahraga yang masuk kedalam Program Pusat Latihan Cabang Olahraga Binaan (PLCOB) 2020. Kedua cabor yang anggarannya dicoret yakni, Bola Basket dan Bulu Tangkis.

Ketua PBSI Kota Cilegon, Arriadna mengaku sangat kecewa dengan dicoretnya anggaran bulu tangkis oleh Dispora Cilegon. Selama ini, cabor bulutangkis telah banyak membawa nama baik Cilegon baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Tentu saja kami sangat menyayangkan ya. Bulutangkis ini kan salah satu olahraga rakyat yang sangat digemari setelah sepakbola. Tapi kok malah dicoret,” ungkapnya dikonfirmasi, Senin (2/3/2020).

Selain itu, lanjut Arriadna, bulutangkis merupakan cabang olahraga sarat prestasi.

“Saya tidak tahu kenapa cabang bulutangkis dicoret,” imbuhnya.

Di tingkat nasional, lanjut dia, bulutangkis menjadi cabang olahraga andalan karena prestasinya mengharumkan nama bangsa.

“Di Cilegon, cabang olahraga bulutangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di O2SN dimana para atletnya berlaga. Sangat disayangkan jika olahraga bulutangkis tidak masuk di PLCOB,” lanjutnya.

Terpisah, Walikota Cilegon Edi Ariadi menganggap jika Pemkot Cilegon hanya lebih memprioritaskan cabang olahraga yang membawa nama baik Kota Cilegon.

“Yah kan basket dan bulu tangkis gak sama kaya olahraga yang lain. Makanya dicoret. Tapi nanti kita tanya dulu ke Dispora. Tapi kalau dilihat, pemerintah sih prinsipnya lebih mengendepankan yang lebih prioritas dulu lah,” ujarnya.

Meski anggaran dicoret, Edi pun mengaku pada prinsipnya Pemkot Cilegon mendukung penuh keberadaan olahraga basket dan bulu tangkis tersebut.

“Yah pemerintah sih dukung-dukung aja. Kalau tidak bisa dianggarkan saat ini nanti kita dorong lah di APBD Perubahan 2020,” pungkasnya. (Ully/Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini