CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon berkomitmen menjalankan program Cilegon Juare sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam dunia pendidikan. Khususnya dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan berdaya saing.
Kabag Kesra Setda Kota Cilegon Rahmatullah mengatakan, program ini memili sasaran mahasiawa asal cilegon yang berprestasi dan kurang mampu. “Pemkot Cilegon ingin memastikan jika seluruh anak asli Cilegon yang berprestasi memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan tinggi,” kata Rahmatullah, Sabtu 15 November 2025 lalu.
Menurut Rahmatullah, program ini menyasar mahasiswa Diploma III (D3) dan Strata I (S1) yang berdomisili di Kota Cilegon. Tidak hanya itu, mahasiswa berprestasi dan mahasiswa tidak mampu menjadi prioritas program ini. “Jadi, selain membantu dari sektor finansial, kami pun berharap para penerima beasiswa menjadi agen perubahan untuk Kota Cilegon. Mereka bisa menjadi sosok yang mampu membawa nama baik Cilegon lewat prestasi dan kontribusi,” tuturnya.
Terkait anggaran, lanjut Rahmatullah, Pemkot Cilegon telah mengalokasikan Rp3 miliar untuk keberlangsungan program Beasiswa Cilegon Juare ini. Dari jumlah anggaran tersebut, saat ini tercatat 511 mahasiswa telah menerima beasiswa dan tengah menempuh pendidikan di 22 kampus mitra di seluruh Indonesia.
Rahmatullah menjelaskan itu dimulai dengan melakukan pendaftaran secara daring melalui portal resmi www.sicerdas.cilegon.go.id. “Tahun ini, kami telah melakukan pendaftaran dengan pembukaan dimulai sejak 7 hingga 23 Agustus 2025,” ucapnya.
Proses dilanjut dengan tahapan verifikasi berkas hingga awal September, dimana seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan prestasi akademik, kondisi ekonomi keluarga, serta kelengkapan administrasi. Kata Rahmatullah, pihaknya memastikan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan tepat sasaran.
“Setiap penerima beasiswa wajib melaporkan perkembangan studinya setiap semester dan menjaga prestasi agar tetap memenuhi kriteria penerima bantuan,” tegasnya.
Untuk diketahui, Beasiswa Cilegon Juare menggandeng 22 perguruan tinggi yang telah menandatangani kerja sama resmi dengan Pemkot Cilegon. Beberapa di antaranya adalah kampus ternama nasional seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Brawijaya (UB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS).
Kemudian kampus daerah seperti Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Universitas Al-Khairiyah (Unival), Politeknik Krakatau, serta Universitas Mangku Wiyata, juga bagian dari kampus mitra.
“Kerja sama ini memungkinkan mahasiswa penerima beasiswa untuk menempuh pendidikan di berbagai bidang strategis, termasuk teknik, industri, kesehatan, pendidikan, dan pelayaran,” ujar Rahmatullah.
Wali Kota Cilegon Robinsar berharap jika program Beasiswa Cilegon Juare bisa melahirkan lulusan-lulusan muda yang cerdas, inovatif, dan peduli terhadap kemajuan pembangunan daerah. “Karena dengan meningkatnya kualitas SDM, maka Cilegon akan memiliki generasi yang siap melanjutkan pembangunan ke arah lebih maju,” ungkap Robinsar. (*/Red)





