Petugas melakukan aktivitas perbaikan jalan di salah satu lngkungan di Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Belum lama ini. Foto Dok Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon mengucurkan anggaran yang bersumber dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) 2024 Kota  Cilegon sebesar Rp 80 miliar.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Cilegon Retno Anggraini mengatakan, anggaran 2024 lebih besar dibandingkan anggaran 2023. Pada 2023, anggaran yang dikucurkan untuk perbaikan jalan hingga pembuatan jembatan sebesar Rp 70 miliar.

“Total di 2024 anggaran yang sudah disiapkan sebesar Rp 80 miliar. Lebih tinggi dibandingkan 2023 lalu. Pekerjaan yang sudah dikerjakan di 2023, meliputi, pembebasan jalan Jalan Gempol-Pabean, Jalan Cigeceh, Jalan Sumampir-Martapura, Jalan Imam Bonjol dan Jalan Martapura,” kata Retno kepada Selatsunda.com, Belum lama ini.

Baca juga  Besok, Sebanyak 110 Tenaga Honorer Cilegon Dilantik Jadi Tenaga PPPK

Retno menambahkan, pada 2024 ini, fokus utama yang akan dikerjakan di Bidang Bina Marga meliputi, lanjutan pengaspalan jalan di Jalan Sumampir-Martapura dengan total 1,8 kilometer, Jalan Cigiceh tersisa 800 kilometer dari total 1,8 kilometer, jalan di SMK 17 Cilegon, Jalan Pangeran Jaya Karta sekaligus pembuatan saluran.

Selanjutnya betonisasi di Perumahan Warnasari dengan total 2,5 kilometer, pembebasan jalan masuk di Situ Rawa Arum.

“Beton, aspal, pokok pikiran DPRD, TPT dan Drainase juga masih masih menjadi target kami untuk dikerjakan di 2024,” tambah Retno.

Retno menjelaskan, jika saat ini DPUPR Cilegon tengah melakukan review DED (Detail Engineering Design) untuk semua progres kegiatan. Dengan rampung DED, maka, pelaksanaan fisik sudah bisa dikerjakan dibangun.

Baca juga  Sepekan Berlangsung, Rekapitulasi Perhitungan Suara di Kota Cilegon Baru Rampung Satu Kecamatan

“Jadi harus ada DED dulu. Dan minggu ini review DED-nya. Insa Allah, ketika semua selesai dan tidak ada halangan maka di Maret 2024 sudah bisa dikerjakan,” jelas Retno.

Retno berharap, semua proyek kegiatan di 2024 bisa selesai dikerjakan untuk proyek kegiatan yang anggaran besar selesai di Mei-Agustus 2024 mendatang.

“Kalau semua berjalan, di Januari review selesai, di Febuari melengkapi dokumen-dokumen pengadaan, lalu kita lelangkan di Barang dan Jasa (Barjas). Aku  yakin maret running dikerjakan. Sehingga di Mei atau Agustus selesai proyek pekerjaan tersebut,” pungkasnya. (Ully/Red)