CILEGON, SSC – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon mulai melakukan seleksi penari yang akan tampil dalam Budaye Cilegon Fest dan International Folk-Arts. Seleksi ini bagian dari upaya untuk memperispakan event tersebut yang akan digelar pada 6-11 Agustus mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon, Hani Anita Susila mengatakan, saat ini ada sebanyak 14 peserta grup penari yang diseleksi. Dari jumlah tersebut dipilih 3 grup penari terbaik yang nanti akan tampil bersama 4 delegasi negara dari Rusia, Bulgaria, Korea Selatan dan India.
“Hari ini 14 peserta tari menunjukkan performanya untuk kegiatan yang akan kami lakukan pada Agustus mendatang. Yang mana, ada 4 negara delegasi juga akan menerjunkan penari terbaiknya untuk ikut diacara Budaye Cilegon Fest dan International Folk-Arts,” kata Heni kepada Selatsunda.com ditemui usai kegiatan Audisi Tari Kreasi yang digelar di Aula Kominfo Kota Cilegon, Kamis (10/7/2025).
Dalam seleksi itu, kata Heni, pihaknya telah memilih 3 grup penari terbaik. Ketiga grup penari itu yakni, R Studio, SMPN 2 Cilegon dan Duta Seni KS. Untuk juara 1, berhak akan tampil bersama dengan penari dari deligasi 4 negara pada puncak acara yang akan digelar di Alun-Alun Kota Cilegon.
Sedangkan, untuk juara 2 dan 3 akan tampil di masing-masing venue. Mulai dari venue di Rumah Dinas Walikota, hotel, PT Krakatau Posco.
Kata Heni, ajang Budaye Cilegon Fest dan International Folk-Arts merupakan salah satu program kebudayaan untuk membantu menggiatkan kembali kesenian tradisi Indonesia khususnya di Kota Cilegon.
“Dengan tujuannya adalah untuk membantu masyarakat seniman dan melestarikan seni budaya tradisi yang nantinya akan kita wariskan pada anak cucu,” katanya Heni.
Sementara itu, Ibu Wakil Wali Kota Cilegon Nur Kusuma Ngarasati mengaku terpukau melihat penampilan 14 perserta grup penari tersebut. Dengan banyaknya kreasi seni yang ditampilkan, terlihat banyak bakat yang yang harus digali oleh Pemkot Cilegon.
“Ada 14 penampilan, saya bangga potensi para penari di Cilegon ini sudah bisa masuk 8 nilainya, bagus-bagus, nanti tinggal bagaimana kita mengolahnya supaya kemasannya lebih menarik lagi,” katanya.
Dari 14 grup penari yang sudah tampil, wanita disapa Raras ini mengungkapkan, hanya terdapat 3 grup saja yang akan menjadi juara dan tampil pada event.
“Inginnya semua penari mengikuti rangkaian acara nanti, tapi untuk juara 1,2,3 ini karena harus melihat yang kemasan tariannya bagus tampil pada opening closing dan lain-lain,” ungkapnya.
Pada seleksi itu, kata Raras, dirinya dan juri lainnya memilih yang grup penari yang terbaik.
“Maunya yang kualitasnya bagus karena nanti tampil di panggung yang besar yang dapat dilihat oleh negara lain, sekaligus memperkenalkan budaya,” jelasnya.
Dengan menyelenggarakan seleksi tersebut, Pemkot Cilegon memberikan kesempatan dan peluang kepada masyarakat untuk tampil pada ajang festival budaya internasional.
“Adanya audisi ini biar adil jadi biar yang tampil penarinya ga itu-itu lagi, jadi nanti ini sudah jelas ya hasilnya,” ujarnya. (Ully/Red)

