CILEGON, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menyatakan tidak akan melanjutkan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini sehubungan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang mulai menurun.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra mengatakan, pemberlakuan PJJ tidak lagi dilanjutkan. Dengan begitu, Besok, Rabu (9/9/2026), pembelajaran dilakukan dengan tatap muka. Seiring PJJ dihentikan, kata Sekda Aziz, program pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) akan berjalan seperti biasa.
“Informasi dari Badan Vulkanologi, abu sudah mengarah ke barat daya, barat laut, sehingga PJJ dihentikan. MBG juga normal-nomal lagi,” ujar Sekda Aziz.
Senada yang disampaikan Sekda Aziz, Kepala Dinas Pendikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon, Heni Anita Susila juga menyatakan hal yang sama. PJJ tidak lagi dilanjutkan namun Besok pembelajaran siswa dengan tatap muka.
“(PJJ) Sampai hari ini, besok kita tatap muka kembali karena kondisi cuaca sudah mulai membaik dan ini instruksi Pak Sekda juga. Besok KBM kembali,” ucapnya.
Meski pembelajaran tatap muka, Pihaknya meminta agar anak-anak mengurangi aktivitas diluar ruangan. Disarankan saat beraktivitas dapat menggunakan masker.
“Tetapi anak-anak dilarang beraktivitas diluar, pakai masker disarankan begitu. Setelah pulang sekolah harus pulang kerumah, tidak beraktivitas banyak di luar ruangan,” paparnya.
Terkait dengan pemberlakukan pembelajaran tatap muka, pihaknya juga akan berkordinasi dengan Koordinator Wilayah BGN Kota Cilegon agar dapat kembali menyalurkan MBG.
“Nanti Ibu akan memberitahu korwil MBG-nya, bahwa besok akan belajar mengajar lagi,” pungkasnya. (Ronald/Red)





