CILEGON, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon memastikan kesiapan infrastruktur jalan dan penerangan dalam menghadapi Libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Polres, terus dilakukan untuk mengoptimalkan jalur-jalur yang menjadi kewenangan Pemkot.
Walikota Cilegon, Robinsar mengatakan, Pemkot dalam menghadapi Nataru 2026 melakukan optimalisasi dan percepatan perbaikan jalan yang sifatnya sementara (temporary). Perbaikan jalan itu dilakukan menjelang hari pelaksanaan Angkutan Nataru. Sehingga saat puncak liburan kondisinya berjalan prima.
Untuk diketahui, Pemkot Cilegon melakukan optimalisasi perbaikan jalan dengan fokus pada jalur-jalur utama, termasuk yang mengarah ke Pelabuhan Merak, Pelindo dan lainnya. Dimana jalur yang diperbaiki itu menuju pelabuhan penyeberangan yang dilalui pengguna jasa.
“Intinya kita siap koordinasikan apa yang jadi kewenangan kami, kami optimalkan. Perbaikan jalan sifatnya sementara (temporary) dan pengaspalan akan dilakukan menjelang H-S agar kondisinya prima saat hari puncak liburan,” kata Robinsar ditemui di Polres Cilegon, Kamis (11/12/2025).
Robinsar menambahkan, Pemkot Cilegon menargetkan perbaikan jalan selesai dikerjakan pada hari ketujuh (H-7) sebelum Nataru. Anggaran perbaikan JLS menggunakan anggaran dari BPJN Banten.
“Besaran nilai anggaran perbaikan JLS dari BPJN kurang lebih di angka Rp 33 miliar dan saat ini sedang dalam proses lelang di bulan ini,” tambah Robinsar.
Selain soal perbaikan JLS, politisi muda Partai Golkar ini pun memaparkan, pihaknya juga dihadapkan dengan banyaknya kerusakan (PJU) Penerangan Jalan Umum , puluhan tiang PJU yang hilang, 23 tiang kabel bawah tanah yang hilang hingga 6 tiang kabel bawa yang hilang.
“Total keseluruhan PJU yang mengalami kendala ada sebanyak 33,” ujar Robinsar.
Robinsar pun memaparkan, Pemkot Cilegon telah menyiapkan 350 tiang sistem Smart PJU untuk menganti seluruh PJU yang hilang.
“Pada tahun depan Pemkot menganggarkan penggantian seluruh lampu, yaitu 350 tiang, dengan sistem smart PJU yang juga dilengkapi pengamanan dan perawatan,” katanya.
Penanganan yang dilakukan saat ini difokuskan pada jalan kota dan JLS sebagai jalur atensi utama selama masa liburan Nataru. (Ully/Red)





