20.1 C
New York
Sabtu, April 18, 2026
BerandaPeristiwaPenanaman Kabel di Bawah Tanah Terkendala Batu Keras dan Hujan, Pemkot Cilegon...

Penanaman Kabel di Bawah Tanah Terkendala Batu Keras dan Hujan, Pemkot Cilegon Optimis Rampung Sesuai Rencana

-

CILEGON, SSC – Program pemindahan kabel dari udara ke bawah tanah di Jalan Protokol Kota Cilegon sudah berjalan satu bulan lebih. Dalam proses pekerjaan program itu, Pemerintah Kota Cilegon menemukan beberapa kendala.

Plt Asda II Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra mengakui, pekerjaan pemindahan kabel pada tahapan penggalian memang terdapat sedikit kendala. Ia menjelaskan, di lapangan tanah sulit digali karena terdapat struktur batu yang keras dan juga hujan. Meski demikian, kendala itu dapat cepat diatasi.

Diketahui, program tersebut dimulai  sejak Pemkot melakukan groundbreaking pada pertengahan Agustus 2025. Pekerjaan pemindahan kabel dilaksanakan oleh Asosisiasi Penyelenggara Jaringan Kabel (Apjatel) Banten.

“Jadi untuk track kondisi di lapangan, ada tanah keras dan sebagainya, memang terdapat sedikit kendala untuk menyelesaikan lebih cepat. Tetapi karena Apjatel ini sudah profesional melakukan relokasi kabel di kota lain, ini bisa diselesaikan juga,” ungkap Aziz usai Rapat Koordinasi dengan Apjatel di Kantor Pemkot Cilegon, Jumat (3/10/2025).

Aziz menjelaskan, pihaknya dalam rakor tersebut juga menekankan hal penting lainnya lainnya. Pemkot meminta agar saat penggalian berlangsung dapat memperhatikan keselamatan pengguna jalan.

“Karena ada beberapa titik, mungkin yang setelah digali, pengurugannya kurang padat. Kalau ada mobil parkir, ini bisa amblas, nanh kami sudah tekankan nanti untuk diperbaiki. Kita minta untuk menyiapkan untuk pagar pagar pengamanananya. Supaya bekas galian ini, orang tidak tahu dan terperosok,” ucapnya.

Hal lain yang juga ditekankan Pemkot menyangkut, trotoar yang digali agar nanti dapat dikembalikan ke kondisi semula.

Bilamana terdapat keramik trotoar yang dibongkar, diharapkan dapat mengganti dengan yang mendekati material semula. Termasuk juga keramik jalur disabilitas.

Sejauh ini sejak groundbreaking, kata Aziz, progres program penanaman kabel di bawah tanah sudah mencapai 60 persen. Bilamana nanti penggalian rampung, rencananya kabel akan ditanam pada 10 November.

Aziz menjelaskan, kabel diperkirakan akan ditanam dalam 2 pekan. Sedianya sesuai dengan target yang direncanakan.

“Kita kasih waktu kurang lebih tanggal 10 november, kabel-kabel sudah siap dan akan kita pasang 2 minggu. Mudah-mudahan yang dulu kita targetkan di Desember, di akhir November sudah selesai,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Daerah (Korda) Apjatel Banten, Noviana juga mengakui terdapat kendala dalam penggalian tanah. Tanah saat digali dengan strutur batuan keras. Kemudian kendala lain juga terkait faktor hujan, hal itu membuat lubang yang telah digali terisi air.

Meskipun demikian, kata Noviana, tahapan penggalian masih tetap sesuai rencana.

“Tetapi karena main powernya ditambah, insya Allah kita masih on track sampai hari ini,” paparnya.

Noviana menjelaskan, dalam pekerjaan pemasangan kabel di lapangan sangat didukung oleh Pemkot Cilegon. Karena ketika terdapat kendala, langsung ditindak lanjuti.

Sejauh ini, penggalian di sisi kiri jalan sudah mencapai 90 persen. Ia menerangkan, penanaman kabel jauh lebih cepat dibanding waktu penggalian. Jika nanti penggalian rampung maka akan langsung dilakukan penanaman kabel.

“Pemasangan kabel (jauh lebih cepat) , kita sudah adanya subdak, sudah ada polongannya, jadi tinggal tarik kedalam. Jadi selang tinggal tarik selang-(kabel)-nya,” tuturnya.

“Insya Allah, hari ini kita rapat, target kita masih di November,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Administrator
Administratorhttps://selatsunda.com
Selatsunda.com adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini, baik peristiwa, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, maritim dan lifestyle di Banten maupun Nasional.