20.1 C
New York
Senin, Oktober 26, 2026
Beranda Peristiwa Pengembang Bangun Rumah Subsidi De Mansion di Cilegon dan Serang Berkonsep Hijau

Pengembang Bangun Rumah Subsidi De Mansion di Cilegon dan Serang Berkonsep Hijau

0
68
Pengembang Perumahan PT Sumber Kemakmuran Sejahtera meresmikan perumahan De Mansion di Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Senin (26/10/2026). Foto Ist

CILEGON, SSC – Pengembang perumahan PT Sumber Kemakmuran Sejahtera (SKS) membangun rumah kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi De Mansion di Kota Cilegon dan Kabupaten Serang. Perumahan De Mansion dibangun dengan konsep berbasis hijau.

Tim Legal PT Sumber Kemakmuran Sejahtera (SKS), Inayati mengatakan, ada dua wilayah yang akan dibangun pihaknya. Dua wilayah itu pertama di Kota Cilegon tepatnya di Kelurahan Lebak Denok dan Taman Baru. Untuk Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang akan dibangun di Sigedong.

Perumahan De Mansion, kata Inawati, dibangun dengan konsep nyaman, asri dan strategis.

“Jadi kami ingin bangun green, hijau. Konsep yang pasti nyaman, asri. Kami buat rumah De Mansion ini ingin berbeda dengan lainnya,” ujar Inawati usai peresmian Perumahan De Mansion di Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Senin (26/10/2026).

Lahan yang digunakan untuk pembangunan perumahan di dua wilayah tersebut, kata Ina seluas 9 hektar. Untuk di Cilegon akan di bangun sebanyak 300 unit.

“Keseluruhan (wilayah Kota Cilegon) lebih kurang 300 unit, untuk 4 hektar. Kalau total keseluruhan, kita ada dua wilayah, untuk Cilegon ada 300 unit, Serang itu lebih kurang 500 unit,” ungkapnya.

Perumahan De Mansion adalah perumahan KPR bersubsidi. Rumah ditawarkan dengan uang muka atau down payment (DP) nol persen.

“DP 0 persen. Konsumen hanya menyiapkan biaya untuk perbankannya saja, seperti tabungan di bank, buka rekening dan lain-lain. Kalau DP, kami free,” tuturnya.

Sementara, Komisaris PT Sumber Kemakmuran Sejahtera (PT SKS), Suryani mengatakan, pada dasarnya pembangunan perumahan tersebut memanfaatkan eks lahan galian C. Lahan itu digunakan untuk pembangunan rumah bersubsidi.

“Pada dasarnya, intinya kami mewujudkan aturan main di pertambangan. Pasca reklamasi, perataan, alhamdulillah ini terwujud pembangunan perumahan bersubsidi di bawah naungan De Mansion. Alhamdulillah, luas 9 hektar ini akan dibangun rumah subsidi di Lingkungan Srondol dan Temiang,” ucap Suryani yang juga Ketua Paguyuban Galian Lingkar Selatan (PGLS) itu.

Pengembang berharap, dengan pertumbuhan ekonomi Cilegon yang semakin pesat, Perumahan De Mansion dapat bersaing dengan perumahan lainnya.

“Harapannya dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat cilegon yang tiap tahunnya naik terus, saya optimis perumahan ini akan bisa bersaing dengan perumahan lain diluar disana,” ujarnya.

Perumahan De Mansion dibangun dengan konsep hijau. Ia menyatakan, lahan yang digunakan milik perusahaan dan tidak terdapat lahan sawah dilindungi (LSD). Justru lokasi tersebut yang berdampingan dengan LSD akan dimanfaatkan untuk ruang hijau.

“Kita bersyukur ada lahan LSD itu, karena kita manfaatkan untuk ruang hijau disitu. Kita akan pertahankan LSD-nya ruang hijau di De Mansion ini. Itu berdampingan cuman ada berjarak dengan drainase 60 centimeter saja,” ungkapnya.

Pihaknya pun mengklaim perumahan akan bebas banjir. Karena seluruh elevasi telah dihitung sehingga tidak akan terjadi banjir.

“Insya Allah untuk rawan banjir, ini tidak akan terjadi. Karena elevasi kita dari waduk Krenceng saja 5 meteran. Makanya hampir bisa dipastikan tidak terjadi disini,” terangnya. (Ronald/Red)