Walikota Serang, Syafrudin berada dalam peresmian salah satu perumahan di Jalan Keanggungan, Lingkungan Sukalila, Kepala Dua, Kota Serang, Jumat, (24/7/2020). Foto Fathul Rizkoh/Selatsunda.com

SERANG, SSC- Walikota Serang, Syafrudin mengingatkan para pengusaha properti di Kota Serang dalam menjalankan usahanya bisa mematuhi regulasi yang dikeluarkan Pemerintahan Kota (Pemkot) Serang. Terutama menyangkut perizinan, penyediaan tempat ibadah, fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) saat mendirikan perumahan.

“Perizinannya harus dilengkapi. Harus sesuai dengan aturan yang ada. Baik jalanan maupun fasilitas pendidikan, fasilitas ibadah, sampe TPU” ujar Safrudin dalam sambutan saat meresmikan salah satu perumahan di Jalan Keanggungan, Lingkungan Sukalila, Kepala Dua, Kota Serang, Jumat, (24/7/2020).

Bagi orang nomor satu di Kota Serang ini, kehadiran pengusaha properti di Serang sangat didukung pihaknya. Namun dalam eskistensinya, kata dia pengembang bisa memberi konstribusi positif untuk kemajuan Kota Serang. Terutama bisa membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan pengangguran.

Baca juga  Pemkot Cilegon Cicil Rp 30 Miliar Beli Lahan Milik PT KS

“Kami selalu mendukung kegiatan-kegiatan properti yang ada di Kota Serang. Tentunya memberi nilai yang postif bagi masyarakat Kota Serang, terutama pengangguran mungkin ada pengurangan dan dari sisi-sisi PAD” tuturnya.

Ia menjelaskan, selama ini Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten sudah menjadi magnet bagi para investor. Kota Serang sudah menjadi kota investasi yang banyak dibangun gedung-gedung perkantoran.

Kota Serang yang juga berbatasan langsung dengan kota industri yakni Kota Cilegon dan Kabupaten Serang, sangatlah strategis. Dengan begitu sangat aman untuk didirikan hunian perumahan.

“Hunian yang tepat itu, memang di Kota Serang. Hunian yang asri, yang aman, yang damai, itu adanya di Kota Serang” paparnya.

Baca juga  Kecamatan Citangkil Juara Umum MTQ Kota Cilegon

Ia berharap, properti ditengah pandemi Covid-19 yang belum mereda masih tetap bisa kembali merangkak melanjutkan keberlangsungan usahanya.

“Perumahan yang ada di Kota Serang tidak ada yang bangkrut. Terus melaju dan tidak ada henti-hentinya membangun,” harapnya.

Sementara, Direktur Utama MasGrup Suwandi Tio mengungkapkan, pihaknya berkomitmen mengikuti regulasi pemerintah. Upayanya dalam membuka bisnis properti di Kota Serang, sudah menjadi satu jalan pembuka menyerap tenaga kerja. Terbukti pada akhir November 2019, perusahaan mendapat penghargaan dari Pemkot Serang. Mengenai Fasos dan Fasum, klaimnya, perusahaan juga sudah melengkapinya.

“Makanya fasos fasum setiap kluster ada kolam renangnya, jadi tidak berdesak desakan. Sudah lengkaplah ya, termasuk sudah ada masjid juga,” pungkasnya. (SSC-03/Red)