20.1 C
New York
Sabtu, April 18, 2026
BerandaKesehatanPengurus Ikatan Istri Dokter Indonesia Cabang Cilegon Dikukuhkan. Program Ini Yang Akan...

Pengurus Ikatan Istri Dokter Indonesia Cabang Cilegon Dikukuhkan. Program Ini Yang Akan Dilakukan

-

CILEGON, SSC – Kepengurusan Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Cilegon resmi dikukuhkan. Untuk kedua kalinya, Yani Bambang menjabat sebagai Ketua IIDI Kota Cilegon untuk masa periode 2022 hingga 2025 mendatang yang digelar di Aula Puskesmas Cibeber, Kota Cilegon. 

Pengukuhan IIDI langsung dihadiri perwakilan IDI Kota Cilegon, sesuai Surat Keputusan (SK) Pengurus Besar Ikatan Istri Dokter Indonesia nomor 64/PB-SKEP/VI/2022 tentang Susunan dan Personalia Pegurus Ikatan Dokter yang disahkan oleh Ketua Umum Pengurus PB IIDI Haslinda Haslinda D Abidinsyah 22 Juni 2022.

Ketau IIDI Kota Cilegon, Yani Bambang mengatakan, IIDI merupakan organisasi yang menghimpun para istri dokter Indonesia, yang bergerak di bidang medik dan sosial serta merupakan mitra sejajar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Cilegon.

“Kami sebagai istri-istri dokter tentunya harus bisa membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan gender serta mampu merealisasikan berbagai program pemerintah kota (Pemkot) Cilegon khususnya di bidang kesehatan,” kata Yani kepada Selatsunda.com ditemui usai pengukuhan di Aula Puskesmas Cibeber,” Selasa (26/7/2022).

Ia menambahkan, beberapa program prioritas, di antaranya menyosialisasikan perilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat serta mendukung pemerintah dalam mencegah dan menekan angka stunting di Kota Cilegon.

“Jadi tugas utama kami nanti bagaimana angka stunting di Kota Cilegon dapat kami (IIDI) bisa tekan. Salah gebrakan yang kami lakukan nanti, kita akan lalukan sosialisasi ke anak-anak muda dan ibu-ibu hamil agar lebih berhati-hati terhadap bahaya stunting,” tambahnya.

Tak hanya memberikan sosialisasi, sambung Yani, pihaknya juga akan melakukan kunjungan ke setiap puskesmas di setiap kecamatan dengan berkaloborasi dengan Dinas Kesehatan, IDI dan Puskesmas.

“Tentu kita tidak pernah lepas dari Dinas Kesehatan, IDI dan Puskesmas. Dan kami berkomitmen bagaimana stunting di Cilegon bisa lebih ditekan lebih kecil lagi,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Kelembagaan dan Keorganisasian IDI Kota Cilegon, Arif Darmahartana memyambut baik dengan dikukuhkanya IIDI Kota Cilegon. Keberadaan IIDI merupakan  suatu organisasi yang tidak bisa terpisahkan dari IDI Kota Cilegon.

“Keberadaan IIDI ini tidak jauh berbeda dengan IDI. Di mana tugas kami (IDI) sendiri  bagaimana pembangunan Kota Cilegon dibidang kesehatan bisa lebih ditingkatkan. Terlebih lagi, bagaimana peran IIDI mampu membantu pemerintah dalam menekan angka stunting di Cilegon,” pungkasnya. (Ully/Red).

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen