20.1 C
New York
Sabtu, April 18, 2026
BerandaPeristiwaSkateboarder Kecewa Skatepark Tak Kunjung Dibangun, Ini Kata Disperkim Kota Cilegon

Skateboarder Kecewa Skatepark Tak Kunjung Dibangun, Ini Kata Disperkim Kota Cilegon

-

CILEGON, Selatsunda.com – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Cilegon memberikan penjelasan terkait belum terealisasinya pembangunan arena skate atau skatepark yang pernah direncanakan pada beberapa tahun lalu.

Kepala Disperkim Kota Cilegon M Ridwan tak menampik jika pada 2019 lalu, ada rencana pembangunan arena skatepark di Taman Alhadid. Akan tetapi, karena adanya recofusing anggaran pembangunan tersebut batal dibangun di 2020.

“Perencanaannya itu di 2019 dan pembangunannya di 2020. Tapi karena Covid-19, anggaran dipangkas semua termasuk anggaran pembangunan pembangunan skatepark. Di perencanaan anggaran yang sudah disiapkan mencapai Rp 500 juta,” kata Ridwan kepada Selatsunda.com, Selasa (26/7/2022).

Rencana pembangunan skatepark di Taman Alhadid, Simpang 3 Cilegon, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, kata Ridwan, dianggap lokasi yang layak. Karena lokasi arena berlatih skateboarder saat ini yang berada di Taman Layak Anak digabung dengan arena bermain anak.

“Memang benar kalau di Taman Layak Anak tidak memadai dan kurang layak juga digunakan. Karena recofusing anggaran, sampai saat ini pembangunan tersebut belum juga terealisasi. Tapi, kami tetap optimis bagaimana tempat penggila hobi ini bisa benar-benar terwujud,” jelasnya.

Menurut Ridwan, pembangunan fasilitas untuk penghobi merupakan salah satu program yang masuk dalam janji politik kepala daerah. Ia berharap, pembangunan skatepark bisa diusulkan pada 2023 mendatang.

“Kita sih sebenarnya ingin mewujudkan apa yang menjadi keinginan walikota. Karena walikota bersikeras mewujudkannya. Nanti di 2023 mendatang, dianggaran reguler akan kami usulkan lagi,” ujarnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, Selasa (26/7/2022), Komunitas Skateboard di Kota Cilegon merasa kecewa terhadap Pemerintah Kota Cilegon yang tak kunjung membangun arena skate atau skatepark yang memadai untuk mereka.

Lantaran kecewa, para skateboarder ini memasang spanduk di seputaran pagar Taman Layak Anak, tempat mereka biasa bermain.

Spanduk berukuran besar berlatar warna orange ini bertuliskan “Kami Membutuhkan Fasilitas Yang Layak Untuk Bermain Skateboard di Kota Ini”. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen