CILEGON, SSC – Mudik lebih awal menjadi siasat yang banyak dipilih para perantau untuk menghindari larangan mudik Lebaran yang diberlakukan mulai 6-17 Mei 2021 mendatang. Siasat ini pun dipilih oleh Muhammad Agung Rizki (17) untuk pulang ke kampung halamannya di Bandar Lampung.
Agung yang merantau sekolah di Pondok Pesantren di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak ini biasa mudik lewat Pelabuhan Merak tiap tahunnya. Pada Lebaran tahun ini, dia pun memilih untuk pulang lebih awal menghindari larangan mudik.
“Dapat informasi kalau ada larangan mudik, makanya pilih pulang ke Metro (Lampung) lebih awal,” ujarnya saat ditemui di Gangway Dermaga I, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Jumat (30/4/2021).
Ia mengaku pulang lebih awal karena tidak mau saat Lebaran jauh dari keluarga. Alasan lain pun karena teman sekolahnya sudah banyak yang lebih dahulu kembali ke kampung halaman masing-masing.

“Kalau teman-teman saya pulangnya dekat, makanya saya juga mau pulang juga. Karena saya orang jauh, pulangnya pengen lebih cepat,” paparnya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh penumpang pejalan kaki lainnya, Medi Apriadika (41). Pria yang merantau kerja di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat memilih pulang lebih awal ke kampung halamannya di Palembang menghindari larangan mudik.
“Pengen ber-Lebaranlah, kumpul dengan keluarga. Karena ada larangan, makanya pulang lebih awal,” tuturnya.
Dia mengungkapkan sudah rindu ingin bertemu keluarga. Karena Lebaran tahun lalu tidak bisa pulang kampung karena alasan pekerjaan.
“Tahun lalu memang tidak pulang, tidak bisa karena urusan kerjaan. Makanya sekarang ada kesempatan, jadi cepat-cepat pulang sebelum larangan,” pungkasnya.
Pantauan Selatsunda.com sekitar pukul 23.30 WIB, penumpang kendaraan baik kendaraan pribadi, bus dan kendaraan truk terlihat memadati area kantong parkir di sejumlah dermaga di Pelabuhan Merak. Terlihat dari kendaraan Pribadi yang menunggu masuk kapal, belasan diantaranya membawa barang diatap mobil ditutup terpal layaknya mudik. (Ronald/Red)

