20.1 C
New York
Minggu, April 19, 2026
BerandaPeristiwaPesan Walikota Helldy ke Direksi dan Komisaris PCM, Realisasikan Pelabuhan Warnasari

Pesan Walikota Helldy ke Direksi dan Komisaris PCM, Realisasikan Pelabuhan Warnasari

-

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Helldy Agustian menyampaikan sejumlah pesan kepada direksi dan komisaris definitif PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PCM yang diselenggarakan Hari ini, Senin (29/11/2021). Salah satu pesan Walikota Helldy selaku kuasa pemegang saham PCM meminta agar jajaran direksi dan komisaris bisa mengukir sejarah dengan membangun Pelabuhan Warnasari.

Menurut Helldy, PCM yang sudah berdiri sejak 2001 harus terus mengembangkan bisnis pemanduan kapal tugboat. Sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP), PCM dengan melihat itu semua harus cepat menangkap berbagai peluang yang ada.

Jajaran direksi dan komisaris dengan melihat peluang serta seiring harapan besar masyarakat Cilegon, lanjut Helldy, dapat mewujudkan Pembangunan Pelabuhan Warnasari. Mengingat BUP lainnya sudah mulai menuju pelabuhan internasional.

Ia berpesan, ke depan jajaran direksi dan komisaris bisa mengambil kebijakan mewujudkan membangun Pelabuhan Warnasari dengan membuka kerjasama dengan calon investor.

“Nantinya kesempatan untuk arrange orang-orang Cilegon, bisa memiliki dermaga dari pemerintah, (Pelabuhan Warnasari) ini bisa diwujudkan. Kita harus open nanti buka (kerja sama) dengan siapa saja, silakan saja. Kita bikin sejarah, nantinya ini bisa direalisasikan,” ujarnya dalam RUPSLB.

“Kami sudah mulai pindah dari Kubangsari menjadi Warnasari. Mudah-mudahan terealisasi. Oleh karena itulah nanti kita diskusi lebih dalam lagi supaya ini bisa terealisasi,” ucapnya.

Helldy juga menyampaikan pesan khusus kepada Direktur Utama, Muhammad Willy agar hati-hati mengambil kebijakan terkait pengeluaran anggaran untuk kelanjutan pembangunan akses jalan menuju Pelabuhan Warnasari. Kata Helldy, memang saat ini jalan sudah dibangun sekitar Rp 39 miliar. Namun permasalahan akses jalan Pelabuhan Warnasari itu masih terkendala.

Ia mewanti-wanti, agar Dirut PCM tidak mengambil kebijakan untuk melanjutkan pembangunan akses jalan tersebut. Karena permasalahan jalan tersebut, menurutnya, masih belum selesai.

“Jalan ini saya bingung, belum ada ujungnya tetapi sudah menganggarkan habis Rp 39 miliar. Tolong pak Willy, jangan sampai tanda tangan meneruskan, karena ini amanat saya. Yang jalan sisanya yang kurang lebih Rp 48 miliar. Karena uang itu harus diselamatkan untuk masyarakat Cilegon,” terangnya.

“Menurut saya, belum waktunya lah. Pelabuhannya belum ada, tapi kita sudah bikin jalan. Hati-hati pak,” sambungnya.

Selain Pelabuhan Warnasari, Helldy juga menyinggung agar jajaran direksi dan komisaris PCM dapat menekan biaya operasional. Salah satu yang telah dilakukannya saat menjabat Walikota telah melakukan terobosan dengan menekan biaya untuk konsumsi BBM kapal tugboat. Ia berpesan agar jajaran bisa membuat rencana kerja yang tepat kedepannya.

“Kami mendapatkan diskon 21 persen, artinya kami menghemat sebulan Rp 300 juta, kalau setahun kita menghemat 3,6 miliar. Kami memohon kepada direksi bisa menghemat yang lainnya. Pendapatan dinaikan, cost-nya diturunkan,” papar Helldy.

Helldy juga berpesan, direksi dan komisaris dengan rekam jejak serta sepak terjang pengalaman diharapkan bisa membangun kerjasama bisnis dengan industri-industri sekitar.

“Karena ini sudah ditunggu Pelindo, Indonesia Power sudah siap bekerja sama dengan PCM,” pungkasnya.

Diketahui, RUPSLB PCM telah menetapkan direksi dan komisaris definitif. Keempat pejabat PCM yakni Muhammad Willy menjabat Direktur Utama, Eko Didik Harnoko menjabat Direktur Operasional, Mohammad Nur Sukma menduduki Komisaris Unsur Independen dan Syafrudin menjabat sebagai Komisaris Unsur Pemerintah Daerah. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen