Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menggelar Konferensi Pers di lokasi penggrebekan 821 kilogram sabu di sebuah ruko, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Sabtu (23/5/2020). Foto Istimewa

SERANG, SSC – Tim Satgasus Bareskrim Polri berhasil membongkar penyelundupan sabu jaringan Timur Tengah di Kota Serang. Dalam pengungkapan narkoba tersebut, polisi berhasil menyita 821 kilogram yang disimpan di sebuah ruko, Jalan Raya Takari, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, penelusuran kasus sabu sindikat internasional ini sudah dilakukan sejak awal Desember 2019. Setelah melakukan pengembangan, Tim Satgasus menemukan keterlibatan jaringan sindikat jaringan narkoba asal Timur Tengah. Pada Jumat (22/5/2020) malam, tim akhirnya menangkap dua tersangka yakni BA dari Pakistan dan AS dari Yaman di Taktakan, Serang.

“Dilakukan penyelidikan dan pembuntutan, sehingga tadi malam, target dua orang sedang mencoba untuk memindahkan sabu-sabu dalam kotak-kotak yang sudah dipersiapkan. Anggota tim melakukan penyergapan,” ungkapnya saat menggelar konferensi pers dilokasi, Sabtu (23/5/2020).

Listyo menyatakan, pihaknya dalam pengungkapan tersebut mendapati barang bukti sebanyak 821 kilogram. Pelaku dalam menyamarkan sabu mencampurnya dengan buah Asam Kuranji.

“Mereka coba untuk menyamarkan dengan mencampur sabu-sabu tersebut dengan buah asam kuranji. Untuk disamarkan,” tuturnya.

Tersangka dalam kasus narkoba dijerat dengan pasal 132 subsider 114 dan pasal 112 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman maksimal seumur hidup ataudan hukuman mati. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here