Anggota DPRD Kota Cilegon sekaligus Ketua Relawan Ratu Ati Marliati (RAM), Isro Mi'raj memberi keterangan kepada media usai klarifikasi di Kantor Bawaslu Cilegon, Kamis (6/8/2020). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Sejumlah pihak dipanggil Bawaslu Cilegon kaitan beredar foto pertemuan dengan Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati yang juga incumbent saat di Kantor Pemkot Cilegon, beberapa waktu lalu.

Dua orang yang dipanggil dalam foto tersebut diantaranya anggota DPRD Kota Cilegon sekaligus Ketua Relawan Ratu Ati Marliati (RAM), Isro Mi’raj serta Anggota DPRD, Ayatullah Khumaeini selaku pihak yang memposting pertemuan di medsos facebook.

Kepada media Ketua RAM Kota Cilegon, Isro Mi’raj mengaku, status yang diposting oleh Ayatullah hanya bentuk kehilafan saja.

“Mungkin Pak Ayatullah khilaf. Dan sebenarnya itu sesuatu yang tidak direncanakan. Sekali lagi dia khilaf,” kata Isro usai klarifikasi di Kantor Bawaslu Kota Cilegon, Kamis (6/8/2020).

Baca juga  Rusunawa Margaluyu Mulai Diisi Pasien Corona

Kondisi yang sebenarnya, kata Isro, warga Samangraya bertemu dengan Ati Marliati sebatas bentuk silaturahmi antara warga dengan wakil kepala daerah. Warga dalam pertemuan juga menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait persoalan debu PT Krakakatau Posco.

“Yang pertama itu hanya silaturahmi antara masyarakat dengan wakil kepala daerah, kedua ada aspirasi tentang debu yang diduga dari PT. Krakatau Posco agar perusahaan turun langsung ke lingkungan masyarakat,” paparnya.

Soal dalam foto seluruh pihak menjulurkan tangan bersalam tos dengan Ati Marliati, Isro menepis jika hal itu bentuk deklarasi terhadap incumbent. Ia memastikan, jika semua orang yang berada di dalam foto sebatas spontanitas menjulurkan salam tos. Dalam pertemuan juga tidak ada yel-yel dukungan.

Baca juga  Pencurian Modus Pecah Kaca Berkeliaran di Cilegon

“Itu hanya spontanitas aja menjulurkan tanganya ke depan. Saya berani mempertanggung jawabkan baik di depan hukum maupun di hadapan Tuhan Yang Maha Esa. Saya katakan juga tidak ada yel-yel apapun di situ (ruangan Wakil Walikota Cilegon),” ujar Isro.

Senada dengan Isro, Anggota DRPD, Ayatullah Khumaeini tak menampik jika dirinya khilaf dengan postingan status foto yang dilakukannya di facebook.

“Apa yang disampaikan oleh Kang Isro itu benar. Apa yang ada di caption foto berbeda dengan pertemuan yang sebenarnya. Dalam pertemuan kemarin itu memang tidak membahas tentang deklarasi maupun dukungan. Atas kejadian ini, mudah-Mudahan kedepan saya bisa lebih berhati-hati lagi,” pungkasnya. (Ully/Red)