Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian. (Foto Dok Selatsunda.com)

CILEGON, SSC – Sejumlah infrastruktur yang ada di Kota Cilegon yang telah dan sedang dikerjakan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) 1 Banten Kementerian PUPR tidak lepas dari peran yang dilakukan Pemerintah Kota Cilegon.

Sedikitnya ada 3 pekerjaan fisik baik perbaikan jalan, drainase, trotoar yang ada di Jalan Nasional dan Jalan di Kota Cilegon diajukan perbaikannya oleh Pemkot Cilegon ke Pemerintah Pusat. Sampai saat ini, ada sebagian pekerjaan yang telah selesai dikerjakan dan sebagian lain akan digarap.

Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian mengapresiasi atas dukungan yang dilakukan BPJN Banten Kementerian PUPR membantu Pemkot Cilegon memperbaiki dan mempercantik infrastruktur di Kota Cilegon. Sejak menjadi Wali Kota, Helldy mengaku telah mengajukan perbaikan infrastruktur di Kota Cilegon ke Pemerintah Pusat. Pertama, perbaikan yang diajukan Pemkot Cilegon yaitu perbaikan drainase di Jalan Nasional mulai dari wilayah Kecamatan Citangkil hingga Ciwandan.

“Pertama yang kita ajukan perbaikan drainase yang ada di Jalan Nasional di Jalan Raya Cilegon-Anyer. Dibantu pusat dengan mendirikan gorong-gorong di 12 titik di wilayah Citangkil hingga Ciwandan,” ujarnya, Sabtu (27/6/2023).

Aktivitas alat berat tengah mengangkut tanah pada proyek pekerjaan fisik perbaikan jalan yang ada di Jalan Cilegon-Merak, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Jumat (26/5/2023). Foto Ronald/Selatsunda.com

Pengajuan lain yakni perbaikan Jalan Nasional di Jalan Raya Cilegon-Merak, Kecamatan Purwakarta. Perbaikan itu meliputi perbaikan badan jalan, median jalan, drainase dan trotoar.

“Kemudian kedua itu di Jalan Cilegon-Merak. Saya ajukan itu jauh sebelum adanya Penyelenggaraan Rakorkomwil Apeksi,” terangnya.

Baca juga  Tiga Pelaku Narkoba Antar Pulau Ditangkap Polisi Cilegon, 2 Kilogram Sabu Diamankan
Pemkot Cilegon dan BPJN Banten Kemen PUPR meneken MoU terkait perbaikan Jalan Lingkar Selatan Kota Cilegon, Rabu (24/5/2023). Foto Dok Kominfo Cilegon

Lanjut Helldy, pekerjaaan perbaikan lain yang saat ini yang akan digarap BPJN Banten Kemen PUPR dengan Pemkot Cilegon yakni perbaikan Jalan Lingkar Selatan (JLS). Pemkot, kata Helldy, kembali bersyukur mendapat bantuan Inpres Percepatan Pembangunan Jalan Daerah dari Pemerintah Pusat senilai Rp 112 Miliar. Karena perbaikan itu betul-betul menyentuh langsung dengan jalan kota milik Kota Cilegon.

“Untuk JLS juga sekarang sudah MoU. Itu artinya, kita benar-benar memperjuangkan untuk masyarakat Kota Cilegon agar Cilegon menjadi lebih baik,” terangnya.

Helldy berharap kerja sama perbaikan infrastruktur yang telah dijalin dengan BPJN Banten Kemen PUPR dapat terus berkelanjutan untuk Kota Cilegon.

“Harapan kami, JLS dapat berkelanjutan,” paparnya.

Sebelumnya pada Jumat (27/6/2023), Koordinator Pengawas Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) 1 Banten Kementerian PUPR, Heri Sutana mengatakan, proyek perbaikan Jalan Raya Cilegon-Merak, Kecamatan Purwakarta masuk dalam proyek multi years yang dikerjakan Kementerian PUPR. Proyek itu dikerjakan mulai dari Kota Serang hingga Kota Cilegon yang dimulai sejak Desember 2022 dan diestimasi rampung 2024.

Khusus untuk Kota Cilegon, kata Heri, saat ini sejumlah proyek tengah berjalan diantaranya pembuatan drainase dan trotoar. Diestimasi, proyek tersebut termasuk proyek fisik pekerjaan badan jalan nantinya dapat selesai pada Agustus tahun ini.

Baca juga  Dapat Penghargaan ke-76, Helldy Dinobatkan Sebagai Tokoh Pejabat Inovatif Pendorong Peningkatan SDM Melalui Pendidikan

“Mudah-mudahan Agustus selesai, sehingga kami bisa fokus di Kramatwatu,” ungkapnya saat ditemui di perempatan ADB Kota Cilegon.

Sejauh ini, pekerjaan baik pembuatan saluran drainase, trotoar dan median jalan telah berjalan sesuai rencana. Heri mengaku, memang banyak masyarakat yang menanyakan mengapa kondisi saat ini median jalan terlihat lebih tinggi dari badan jalan.

Heri menjelaskan, hal itu adalah teknik dalam mengerjakan suatu pekerjaan jalan yakni untuk memastikan kesesuaian elevasi antara median jalan dan badan jalan.

“Jadi memang teknik pekerjaan saja, untuk mengejar elevasinya (ketinggian antara pekerjaan median jalan dengan badan jalan sesuai). Nanti jalan akan naikan atau ditinggikan. Naiknya bervariasi sesuai kondisi jalan. Sekarang sedang persiapan untuk pekerjaan badan jalan,” terangnya.

Ia mengungkapkan, untuk pekerjaan fisik badan jalan akan dikerjakan dengan dua sistem yakni sebagian jalan akan dilakukan pembetonan dan sebagian lain dengan pengaspalan.

“Untuk pekerjaan badan jalan ada dua jenis pekerjaan, ada beton dan aspal. Dari lampu merah ADB ke gudang KS, itu di beton. Dari gudang KS ke PLN, di aspal. Dari PLN ke lampu merah Damkar di beton,” paparnya.

Pihaknya berharap seluruh pekerjaan dapat selesai sesuai rencana.

“Jadi selesai penanganan trotoar langsung penanganan badan jalan. Jadi pada saatnya nanti sesuai rencana,” pungkasnya. (Adv)