Petugas Satpol PP Kota Cilegon melakukan pembongkaran lapak container di JLS, Rabu (23/8/2023). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon membongkar puluhan stand container PKL (Pedagang Kaki Lima) tak berpenghuni di Jalur Lingkar Selatan (JLS). Pembongkaran stand container ini, lantaran adanya perbaikan jalan yang saat ini dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kepala Seksi Pembinaan Pedagang Formal pada Disperindag Kota Cilegon Muhibin mengatakan, ada sebanyak 70 stand container di JLS yang akan dibongkar oleh petugas Satpol PP.

“Rencananya 70 lapak PKL yang akan dibongkar Satpol PP. Sebelum di bongkar oleh petugas, kami sudah meminta mereka (pedagang) untuk membongkar sendiri. Namun, karena tidak ada penghuninya, akhirnya kami menyurati pihak Sapol PP untuk membongkar lapak tersebut,” kata Muhibin kepada Selatsunda.com, Rabu (23/8/2023).

Baca juga  Perumda Cilegon Mandiri Bisnis Air Kemasan, Komisi III DPRD Cilegon Ingatkan Pelayanan Utama Jangan Terlupakan

Muhibin menjelaskan,  jika paguyuban pedagang di JLS tidak mempersoalkan pembongkaran stand container yang dilakukan oleh pihak petugas Satpol PP.

“Sebelum dibongkar kami (Disperindag) sudah melakukan rapat terlebih dulu dengan pihak paguyuban. Dan dari pihak paguyuban pun merespon positif pembongkaran tersebut. Apalagi, pemerintah pusat tengah melakukan perbaikan jalan di JLS,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Penegakkan Perundang-undangan Dinas Satpol PP Cilegon, Mamat Rahmat mengatakan, pihaknya menerima surat permohonan pembongkaran lapak di JLS dari Disperindag.

“Dari hasil rapat gabungan bersama BPJN, Disperindag Cilegon di Provinsi Banten, jika pusat meminta lapak container itu segera di bongkar. Dan pada hari ini, kami bersama Disperindag Cilegon membongkar lapak container tersebut. Hari ini, Rabu (23/8/2023) kita bongkar 3 lapak container dan rencananya, lusa, Jumat (25/8/2023) akan membongkar 4 lapak container kembali,” jelasnya.

Baca juga  Pemkot Cilegon Kumpulkan OPD Benahi SOP Perizinan di Mal Pelayanan Publik

Kata Mamat, sebelum dibongkar oleh petugas, pihaknya telah meminta agar lapak-lapak container di bongkar sendiri oleh para pemilik. Akan tetapi, masih ada pemilik lapak yang enggan membongkar sendiri lapak kontainer tersebut.

“Lapak-lapak yang kami bongkar ini, memang sudah lama ditinggalkan oleh pemiliknya. Kami tidak tahu kedepan pedagang-pedagang di JLS di relokasi di mana oleh pihak Disperindag Cilegon,” pungkas Mamat. (Ully/Red)