Ditlantas Polda Banten, Kombes Pol Wibowo bersama anggota Polres dibantu Dishub Cilegon menyekat kendaraan arah Anyer saat di Jalan Lingkar Selatan, Kota Cilegon, Minggu (31/5/2020). Kendaraan yang hendak berwisata ke Anyer dan sekitarnya diarahkan putar balik untuk pencegahan Covid-19. Foto Istimewa

CILEGON, SSC – Ribuan kendaraan yang hendak berwisata ke Pantai Anyer, Kabupaten Serang melalui beberapa jalan arteri diputar balik oleh petugas kepolisian. Kendaraan wisatawan lokal maupun luar daerah di putar balik terkait larangan berwisata ditengah upaya pemerintah mencegah penularan Covid-19.

Direktorat Lalu Lintas Polda Banten mencatat kendaraan yang menuju area wisata Anyer dari 29 – 31 Mei 2020 telah diputar balik sebanyak 2.971 unit kendaraan. Kendaraan pada Jumat (29/5/2020) diputar balik sebanyak 254 unit kendaraan diantaranya roda empat 208 unit dan roda dua 46 unit.

Untuk kendaraan diputar balik pada Sabtu (30/5/2020) sebanyak 1.122 unit, diantaranya roda empat 409 unit dan roda dua 713 unit. Sementara kendaraan pada Minggu (31/5/2020) hingga pukul 16.30 WIB telah diputar balik sebanyak 1. 595 unit, diantaranya roda empat 842 dan roda dua 753 unit.

Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol Wibowo mengatakan, upaya pencegahan Covid-19 dengan mengurangi berkumpulnya orang khususnya berwisata di Pantai Anyer telah diantisipasi pihaknya selama tiga hari terakhir belakangan ini dimasa Libur Lebaran. Ribuan kendaraan dari sejumlah jalan arteri yang hendak berwisata menuju Pantai Anyer dan sekitarnya telah diputar balik.

“Dalam beberapa hari ini sudah sampai ribuan kendaraan kita putar balik. Penyekatan kita lakukan di tiga titik. Mulai dari Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan. Kemudian penyekatan juga kita lakukan di Pasar Anyer untuk kendaraan dari Mancak. Penyekatan juga kita lakukan di Teneng arah Palima, Pabuaran, Padarindang dan Ciomas,” ungkapnya.

Ia menyatakan, wisatawan yang ke Pantai Anyer saat penyekatan berupaya bisa lolos dengan beragam cara. Namun, pihaknya tidak membolehkan pengunjung untuk berwisata demi mencegah penyebaran Covid-19.

“Bermacam cara. Ada yang mengaku ke tempat saudaranya di Anyer, plat B Jakarta. Ditanya Anyer dimana, mereka tidak tahu. Kita putuskan putar balik. Ada juga yang ciri-ciri berpakaian berwisata, kita putar balik,” ungkapnya.

Untuk kendaraan wisatawan dari arah JLS diputar balik kembali ke JLS arah Tol Cilegon Timur. Begitupun kendaraan dari arah Ciwandan diputar balik ke arah JLS.

Ia menyatakan, memang tidak semua kendaraan diputar balik. Kepada warga di wilayah Anyer dan sekitarnya diperbolehkan melintas. Begitu juga orang dalam kendaraan yang sesuai UU internal Polri, Maklumat Kapolri dan SE Gugus Tugas Covid-19 Nomor 5 Tahun 2020 masih diperbolehkan.

“Untuk dia, warga lokal yang kepentingan keluarga, kita tidak masalah. Yang kita antisipasi, ini yang bertamasya. Bahkan kalau wisatawannya orang lokal, ingin berwisata, kita putar balik,” pungkasnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here