20.1 C
New York
Sabtu, Februari 21, 2026
BerandaPeristiwaRobinsar-Fajar Bertemu Sejumlah Industri, Bicara Soal Investasi Hingga Ketenagakerjaan

Robinsar-Fajar Bertemu Sejumlah Industri, Bicara Soal Investasi Hingga Ketenagakerjaan

-

CILEGON, SSC – Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, Robinsar-Fajar Hadi Prabowo bertemu dengan sejumlah industri di Kota Cilegon, Rabu (28/5/2025) sore. Pertemuan afternoon tea di Rumah Dinas Walikota ini mambahas sejumlah hal diantaranya mulai dari memastikan investasi aman hingga bicara soal perekrutan tenaga kerja.

Walikota Cilegon Robinsar mengatakan, pertemuan tersebut untuk menampung aspirasi dari industri. Menurutnya, investasi industri menjadi tulang punggung perekonomian di Cilegon. Pertemuan tersebut, juga sejalan dengan komitmen Pemkot mengikuti arahan Presiden RI, Prabowo Subianto. Di mana pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi di angka 8 persen selama lima tahun kedepan. Untuk mencapai target itu, Pemkot harus memastikan investasi berjalan aman dan kondusif.

“Sore ini dengan Mas Wakil kita ada agenda afternoon tea dalam rangka menyerap apa yang menjadi keluhan dari industri. Karena target Pak Prabowo itu kan pertumbuhan perekonomian di angka 8 persen tentunya investasi menjadi tulang punggung. Dalam rangka mencapai target tersebut, kami memastikan itu semua agar industri aman dan nyaman lah,” ungkap Robinsar kepada media.

Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, Robinsar dan Fajar Hadi Prabowo berbincang dengan perwakilan industri

Selain soal investasi, kata Robinsar, pihaknya juga berdiskusi terkait pola rekrutmen tenaga kerja. Pihaknya mengharapkan agar ada keterbukaan informasi dari industri terkait kebutuhan tenaga kerja.

“Informasi harus terbuka juga dari industrinya. Di Pemkot kan ada Dinas Tenaga Kerja, supaya terebuka dengan Dinas Tenaga Kerja agar masyarkat Cilegon bisa tahu apa yang menjadi kebutuhan di industri,” ujarnya.

Kemudian di kesempatan itu kedua pihak juga membicarakan terkait CSR. Menurut Robinsar, saat ini dalam menjalankan pembangunan di Kota Cilegon, perlu keterlibatan semua stakeholder. Salah satu yang dapat menyokong itu adalah CSR industri.

“Ketiga CSR, harapan kami kedepan membangun Cilegon dengan tanpa CSR, agak repot juga. Kita ingin mendorong semua stakeholder terlibat langsung dengan pembangunan. Agar CSR-nya terarah, terintegrasi,” terangnya.

Wakil Walikota Cilegon Fajar menambahkan, pihaknya menginginkan dari pertemuan itu Pemkot Cilegon menjadi jembatan antara industri dan masyarakat.  Karena dalam membangun Kota Cilegon harus dilakukan bersama-sama. Artinya, program yang ada di industri diharapkan dapat diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat.

“Intinya kita ingin meng-inline-kan. Misalnya kalau Tereos itu fokus community development. Mereka fokus dengan pendidikan dan vokasi. Nah kita juga dengar dari Tereos sambil kita inline. Biar sama dengan program kita, jangan APBD minded. Apa-apa (membangun) pakai APBD,” ujarnya.

Sementara itu, Komisaris Tereos FKS Indonesia, R Wisman mengaku bangga dengan kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, Robinsar-Fajar. Menurutnya, Robinsar-Fajar benar-benar fokus bekerja membangun Cilegon. Seperti fokus menata kota, mengatasi masalah sampah hingga konsen dengan persoalan penerangan jalan.

Saat ini, kata Wisman, perusahaan dalam menjalankan program ke masyarakat terkait CSR fokus pada pendidikan yakni program vokasi. Program ini salah satunya menyasar sekolah dasar (SD), menurutnya sejalan dengan pemerintah. Yakni mengedukasi murid untuk berperilaku hidup bersih dan sehat.

“Kalau sekolah yang masih SD itu, lebih kepada pendidikan. Supaya dari awal mereka sudah punya pentingnya hidup sehat dan hidup bersih. Itu juga menopang program Pak Walikota soal kebersihan,” terangnya.

Ia mengaku, pihaknya dengan Pemkot harus ada sinergi. Meski memang jika terkait CSR, perusahaan memiliki kebijakan masing-masing. Namun begitu, menurutnya selama program Pemkot sejalan dengan program perusahaan akan lebih baik disinergikan.

“Kita harus ada sinergi, harus jelas apa approve dari Pak Wali. Itu nanti kita lihat, industri bisa ambil peran dimana. Tapi industri itu, kami punya policy, punya kebijakan untuk CSR. Selama kegiatan ini sejalan dengan program, itu akan lebih baik kalau ada sinergi,” pungkasnya.

Diketahui afternoon tea Pemkot dengan industri dihadiri oleh perwakilan PT Indonesia Power, Tereos FKS Indonesia dan PT Bungasari Flour Mills. Turut hadir dalam kesempatan itu DPMPTSP Cilegon, Dinas Tenaga kerja Cilegon dan Dinas Lingkungan Hidup Cilegon (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2