Para pejabat eselon II Pemkot Cilegon tengah menunggu antrean test wawancara seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama di salah satu hotel di Kota Cilegon,” Rabu (3/11/2021). Foto : Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Sebanyak 18 pejabat eselon II Kota Cilegon mengikuti tes wawancara dalam rangka rotasi dan mutasi jabatan tinggi pratama (JPT). Tes tersebut merupakan tes wawancara kedua setelah sebelumnya Panitia Seleksi menggelar tes yang sama pada 24 – 25 Agustus 2021 lalu.

Informasi yang berhasil dihimpun Selataunda.com, test dan jadwalkan mulai dari pukul 08.00 WIB dan berakhir pada pukul 17.00 WIB. Belasan pejabat yang mengikuti tes diantaranya, Tb Dikrie Maulawardhana, Rasmi Widyani, Bambang Hario Bintan, Ismatullah, Achmad Jubaedi, Wilastri Rahayu.

Selanjutnya, Heni Anita Susila, Hayati Nufus, Bukhori, Ahmad Setia Ade, Teten Hertiaman, Ridwan, Juhadi M Syukur, Mahmudin, Nur Fatma, Nikmatullah, Heri Mardiana dan Andi Affandi.

Sementara terdapat pejabat lain yang tidak mengikuti tes karena telah memasuki masa pensiun. Yaitu, Kepala Bappeda Cilegon Beatrie Noviana, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Suparman, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cilegon Didi Sukriadi.

Baca juga  Ini Besaran UMK 2022 Yang Ditetapkan oleh Gubernur Banten

“Ada 18 orang yang menjalani test wawancara dan ada 3 pejabat eselon II yang masuk masa pensiun tidak mengikuti test wawanacara,” kata Sekretaris Tim Panitia Seleksi (Tim Pansel) Rotasi dan Mutasi JPT, Heri Mardiana kepada Selatsunda.com ditemui di sela-sela kegiatan, Rabu (3/11/2021).

Dalam tes tersebut, kata Heri, akan di uji 5 anggota tim pansel. Diantaranya  Prof Asep Ridwan dan Dekan Hukum Untirta Agus Prihartono dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, 1 dari pihak profesional, Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Cilegon, Sari Suryati serta Ketua Pansel rotasi mutasi JPT, Maman Mauludin.

“Prinsipnya kami (Seketariat,red) hanya melakukan tahapan wawancara saja. Usai  test wawancara akan dilanjutkan rekam jejak peserta. Setelah semua selesai, nanti Pak Sekda Cilegon, Maman Mauludin yang menyerahkan hasilnya ke Pak Walikota Cilegon,” tambahnya.

Baca juga  Mobilitas Kerja Tinggi, Anggota Dewan di Cilegon Berpotensi Terserang Penyakit Jantung dan Kolesterol

Sementara itu, Ketua Tim Pansel rotasi mutasi JPT, Maman Mauludin mengatakan, tes yang diselenggarakan untuk mempertajam  hasil assesment yang dilakukan di LAN sebelumnya pada 2019.

“Pertanyaan terkait tugas pokok dan fungsi, terkait penguasaan materi masalah otonomi antara kewenangan pemerintah pusat dan daerah, program unggulan di OPD, prestasi selama memimpin OPD, serta inovasi,” ujarnya.

Menurut Maman, hasil tersebut nantinya  akan diserahkan ke kepala dan wakil kepala daerah.

“Untuk selanjutnya akan menjadi kewenangan sepenuhnya kepala daerah,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Diskominfo Cilegon, Azis Setiap Ade mengaku, tes  diikutinya berjalan lancar. Pertanyaan yang ditanyakan tim pansel seputar pekerjaan.

“Yah cuman ditanya bagaimana menyelesaikan suatu persoalan di dinas yang lama dan baru saja. Sudah biasa itu mah dalam kita bekerja,” pungkas Azis. (Ully/Red)