20.1 C
New York
Selasa, Mei 26, 2026
Beranda Peristiwa RSUD Cilegon Terendam Banjir, Pasien Dievakuasi ke Ruang Poli

RSUD Cilegon Terendam Banjir, Pasien Dievakuasi ke Ruang Poli

0
414
Kolase Foto Banjir di Rumah Sakit Umum (RSUD) Kota Cilegon. Pasien dievakuasi dan proses pembersihan rumah sakit. Foto IST

CILEGON, SSC – Banjir di Kota Cilegon akibat luapan air hujan tidak hanya mengakibatkan rumah warga terdampak. Fasilitas pemerintah seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon juga kebanjiran. Akibat kejadian banjir itu, pasien RSUD Cilegon dievakuasi ke tempat lebih aman.

Kepala Bagian Umum RSUD Kota Cilegon, Rommy Dwi Ramansyah menceritakan kronologis banjir air hujan masuk ke RSUD Cilegon. Saat itu sekitar pukul 21.00 WIB terjadi hujan. Rommy mengatakan, banjir air hujan sudah mulai masuk dari depan rumah sakit. Tidak lama, air hujan dari sawah di belakang dan kali yang ada di samping rumah sakit, meluap.

“Mulai hujan itu sekitar jam 9 malam. Ternyata awalnya IGD air mengalir dari depan, tetapi beberapa jam kemudian, seluruh area di belakang sekeliling rumah sakit, sawah disana sungai disini data tampung airnya sudah melebihi kapasitas akhirnya masuk ke rumah sakit lewat saluran-saluran yang ada,” ujar Rommy ditemui di RSUD Cilegon, Minggu (8/3/2026).

Masuknya banjir ke dalam rumah sakit, kata Rommy, manajemen akhirnya memutuskan untuk memutuskan arus listrik dan kemudian mengevakuasi pasien ke Gedung Poli.

“Dan akhirnya di jam 03.00 WIB, PLN, listrik harus kita matiin dahulu. Kwatir terjadi tidak diinginkan setrum dan sebagainya. Akhirnya kita evakuasi pasien ke gedung poli di depan yang tidak terkena dampak banjir,” ungkapnya.

Rommy mengungkapan, ketinggian banjir di rumah sakit sekitar 30 centimeter. Banjir mengakibatkan lima ruangan terdampak.

“Yang tedampak IG, ruang rawat inap, tetutama Aster, Sainda, Alamanda,” ucapnya.

“Jadi ada sekitar 5. Karena memang posisi air dari belakang jadi yang di belakang yang terdampak langsung,” sambungnya.

Ia menyatakan, pelayanan di RSUD tetap berjalan. Bilamana terdapat pasien yang masuk maka akan dikonsentrasikan di Gedung Poli.

“Poli berjalan., pasien yang ada di rumah sakit kita ungsikan di Poli. Untuk sementara, kalaupun ada yang masuk, Kita konsentrasikan di Gedung Poli,” tuturnya.

Ia menyatakan, manajemen rumah sakit sejak tadi pagi sekitar pukul 09.00 WIB sudah melakukan pembersihan. Air yang tergenang sudah mulai disedot dengan mesin penyedot untuk dibuang ke sungai.

“Mulai tadi pagi kami melakukan pembersihan dan pembuangan air. Tadi yang depan alhamdulillah kita berikan cepat kita buang ke sungai karena sungai sudah turun. Untuk mempercepat. Ini kita juga lakukan pembuangan air di saluran ke sungai, sehingga bagian di RS, ruangan-ruangan yang tergenang, airnya bisa dibuang sehingga (ruangan) bisa berfungsi kembali,” paparnya.

Ia mengaku akan melakukan pembersihan hingga sore hari ini. Agar besok pelayanan dapat normal kembali.

“Sore ini kita bersihkan secara maksimal agar bisa berfungsi kembali, sehingga besok bisa normal kembali,” pungkasnya. (Ronald/Red)