20.1 C
New York
Minggu, Juni 28, 2026
Beranda Peristiwa RSUD Cilegon Ungkap Gedung Lima Lantai Sudah Terbangun 62 Persen

RSUD Cilegon Ungkap Gedung Lima Lantai Sudah Terbangun 62 Persen

0
318
RSUD Cilegon. Foto : istimewa

CILEGON, SSC – Jajaran manajemen RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kota Cilegon melakukan ekspose progress pembangunan Gedung Medical Center atau gedung lima lantai RSUD Cilegon di hadapan Walikota Cilegon, Robinsar, Plt Sekda Kota Cilegon, Ahamd Aziz Setia Ade Putra dan dan Plt Asda II Setda Kota Cilegon, Tunggul Fernando Simanjuntak, Selasa (27/1/2026).

Direktur Utama RSUD Kota Cilegon, dr Lendy Delyanto mengatakan, ekspose jajaran managemen RSUD Cilegon ke Walikota Cilegon, Robinsar ini menyampaikan pembangunan medical center baru mencapai 62 persen. Adapun untuk bisa selesai dan dapat digunakan, pihaknya masih membutuhkan anggaran lagi hingga Rp 38 miliar.

“Jadi tadi kami sampaikan kepada pimpinan dan Plt Sekda dan Plt Asda II, jika progres pembangunan gedung medical center baru 62 persen. Agar pembangunan ini rampung dikerjakan, diperkirakan kebutuhan anggarannya mencapai Rp 38 miliar,” kata Lendy ditemui di Rumah Dinas Walikota Cilegon, Selasa (27/1/2026).

Lendy menambahkan, saat ini pembangunan medical center masuk pada tahap III. Untuk tahap III, pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 10 miliar untuk distribusi panel listrik, sistem tata udara, dan penyelesaian di lantai 3.

“Pada tahap ketiga ini, RSUD Kota Cilegon mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp10 miliar dari APBD Murni 2026,” tambah Lendy.

Senada dengan Lendy, Kepala Bagian Umum RSUD Kota Cilegon Rommy Dwi Ramansyah menjelaskan, anggaran tersebut akan difokuskan pada pekerjaan mekanikal dan elektrikal serta penyelesaian area krusial.

“Kami mengutamakan lantai 3 karena di sana akan menjadi lokasi ICU dan Laboratorium yang harus selaras dengan standar mandatori dari Kementerian Kesehatan,” ucapnya.

Dijelaskan Rommy, pembangunan tahap pertama selesai dikerjakan diakhir 2024, lalu dilanjutkan tahap kedua selesai pada Mei dan Desember 2025.  Untuk tahap ketiga ini, pekerjaan ditargetkan rampung dikerjakan selama 5 bulan.

“Sejak 2024 hingga 2025, anggaran yang sudah digelontorkan untuk pembangunan medical center ini hampir mencapai Rp 74 miliar.  Dengan tambahan Rp 10 miliar di tahun ini, total APBD yang sudah dikucurkan untuk pembangunan medical center hampir mencapai Rp 84 miliar,” urainya.

Ia mengungkapkan bahwa gedung ini masih membutuhkan dana tambahan sebesar Rp 38 miliar agar bisa beroperasi penuh.

“Secara persentase, pembangunan saat ini sudah mencapai 62 persen. Kami sangat berharap tahap ketiga ini bisa dioptimalkan, meskipun untuk tuntas sepenuhnya masih membutuhkan sisa anggaran sekitar 28 miliar rupiah yang diharapkan bisa terakomodasi di tahun berikutnya,” ungkapnya. (Ully/Red)