Partai Berkarya Cilegon kubu HMP mengadakan kunjungan ke Dinas Kesbangpol Cilegon, Jumat (30/7/2021). Foto Istimewa

CILEGON, SSC – Partai Berkarya kubu Hutomo Mandala Putra (HMP) di Kota Cilegon terus memanaskan mesin politik. Dua hari terakhir ini dalam rangka menghadapi verifikasi faktual tahapan penyelenggaraan pilkada serentak 2024, DPD Partai Berkarya Cilegon HMP menyambangi Polres Cilegon dan Dinas Kesbangpol. Loyalis HMP ini pada Kamis (30/7/2021) pada pukul 14.00 WIB bertemu dengan Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono dan Kasat Intelkam Polres Cilegon AKP Bai Ma’mun. Sehari setelahnya, mereka juga menyambangi ke Dinas Kesbangpol.

Plt Ketua DPD Partai Berkarya Kota Cilegon Rebudin mengatakan, dia bersama jajaran pengurus datang ke Polres dan Kesbangpol sebagai upaya menghormati dua institusi yang konsen pada perhelatan pemilu 2024 mendatang. Dia juga datang untuk menjelaskan dualisme Partai Berkarya baik kubu HMP maupun kubu Muhdi PR.

Kata Rebudin, ada perbedaan antara Partai Berkarya dengan Beringin Karya. Sesuai dengan Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (ADART) Partai Berkarya dan Beringin Karya sangat berbeda.

Baca juga  Realisasikan Bunkering, Krakatau International Port Lengkapi Pelayanan Kapal di Selat Sunda

“Point penting dari pertemuan kami (Pengurus Partai Berkarya), menurut DPP Partai Berkaya jika Partai Beringin Karya bukan berasal dari Partai Berkarya. Kami juga sampaikan juga kepada Pak Kapolres dan Kesbangpol isi petikan PTUN, jika partai besutan Pak Tommy Soeharto saat ini sedang dalam proses hukum dan saat ini belum ingkrah,” kata Rebudin ditemui awak media di salah satu rumah makan di Kota Cilegon, Jumat (30/7/2021).

Dari adanya perbedaan itu, kata Rebudin, Partai Berkarya adalah partai yang sah. Hasil pileg 2019 lalu baik di Banten dan khususnya Cilegon di klaim adalah buah hasil Partai Berkarya.

“Meski begitu, kami sadar sebagai peserta politik yang mengikuti pemilu di 2019, partai kami sah dan legal. Ini dibuktikan, kami (Partai Berkarya) memiliki 10 kursi yang duduk di Legislatif. DPRD Provinsi Banten 1 kursi, DPRD Kota Serang 1 kursi, DPRD Kabupaten Serang 4 kursi dan DPRD Kota Cilegon 4 kursi. Ingat, produk partai ini digelar pada 2019 lalu,” tuturnya.

Baca juga  Begini Tanggapan Walikota Helldy Komentari Pernyataan Iman Ariyadi

Rebudin kembali mengklaim, keempat legislatif yang duduk di parlemen di Cilegon saat ini adalah kader yang terpilih dari Partai Berkarya bukan dari Partai Beringin Karya.

“Keempat anggota DPRD Cilegon lahir dari Partai Berkarya bukan Beringin Karya,” lanjut Rebudin.

Kata Rebudin, sebagai partai satu garis perjuangan, Partai Berkarya HMP membuka kepada loyalis partai untuk bersama-sama melakukan rekonsiliasi. Tidak lain rekonsiliasi itu demi memperjuangkan kepentingan masyarakat Cilegon.

“Kita sepakat jika Partai Berkarya sangat berpihak kepada masyarakat sehingga mampu membangun bangsa dan negara,” pungkasnya. (Ully/Red)