Hari pertama diskon jelang penutupan gerai, pengunjug Gaint Cilegon mulai berdatangan,” Kamis (3/6/2021). Foto : Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Petugas gabungan yang terdiri dari TNI/Polri dan Satgas Covid-19 kota hingga satgas kecamatan melakukan pengamanan ketat di pusat perbelanjaan Giant di Kecamatan Cibeber Kota Cilegon. Pengamanan dilakukan mengantisipasi kerumunan pengunjung saat supermarket itu membuka diskon besar-besaran jelang penutupan gerai.

Pantauan Selatsunda.com di lapangan, sejak pukul 08.00 WIB, seluruh petugas sudah mulai melakukan pengamanan super ketat. Nampak terlihat antrean panjang pengunjung untuk bisa masuk ke dalam pusat perbelanjaan. Pengunjung yang tidak menggunakan masker tidak diizinkan untuk masuk kedalam. Dalam kegiatan itu juga, Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono turun langsung didampingi petugas BPBD Cilegon, Kodim 0623 Cilegon serta Satgas Covid-19 tingkat Kecamatan Cibeber.

Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono mengatakan, pihaknya menerjunkan sebanyak 100 personel dalam pengamanan untuk mengantisipasi kerumunan.

“Untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan, personil sudah kami persiapkan. Saya memprediksi pasti akan ada keramaian pengunjung untuk sekedar belanja atau hanya mampir di mal ini saja,” kata Sigit kepada Selatsunda.com saat ditemui di Puskesmas Cibeber,” Kamis (3/6/2021).

Baca juga  Bahas RPJMD 2021-2026, Pansus DPRD Cilegon Temukan Banyak Penyusunan Program Menyimpang Permendagri

Dikatakan Sigit, pengunjung yang datang tidak langsung masuk dan berbelanja. Namun petugas menahannya di luar untuk bergantian, sehingga tidak terjadi kerumunan saat berbelanja.

“Laris dan banyak yang datang, tapi tetap kita melaksanakan protokol kesehatan. Kami juga membatasi pengunjung yang masuk, karena kalau tidak dibatasi itu akan menyebabkan kerumunan,” kata Sigit.

Sigit tegas jika terjadi kerumuman massa maka pengunjung akan dibubarkan. Begitupun pihak pengelola Giant akan ditegur jika mengabaikan protokol kesehatan.

“Saya dari Wakil Ketua Satgas Covid-19 tidak akan main-main jika terjadi kerumunan akan langsung kami bubarkan. Bahkan, kami akan tegur pihak pengelola mal jika melanggar aturan tersebut,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Satgas Covid-19 Kelurahan Cibeber, Noviyogi Hermawan terus mengantisipasi membludaknya pengunjung di Giant Cibeber.

Baca juga  Wali Murid SDN di Cilegon Keluhkan Pembelian Buku Paket Ditengah Pandemi

“Kita sudah antisipasi sebelumnya bahwa akan membludak para pengunjug yang datang,” ujarnya.

Kata Noviyogi, Satgas Covid-19 tingkat kelurahan membatasi pengunjung yang datang. Di mana, pengunjung yang boleh masuk hanya 100 orang dengan jatah durasi selama 30 menit.

“Mereka (pengunjung-red) masuk secara bergantian, maksimal 30 menit di dalam. Setelah itu baru bergantian. Sekarang yang masuk di bawah 100 orang, Itukan teknis dari manajemen Giant dan pengamanan,”

Kemudian, kecamatan juga sudah berkoordinasi dengan manajemen Giant Ekspres Cilegon, untuk membatasi pengunjung 50 persen dari kapasitas gedung.

“Jumlah pengunjung yang masuk itu dibawah seratus karena itu 50 persen dari kapasitas ruangan,” pungkasnya. (Ully/Red)