Personil petugas Satpol PP melakukan pengerebekan gudang miras yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon,” Jumat (19/2/2021) kemarin. Foto : istimewa

CILEGON, SSC – Dinas Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon menggerebek sebuah restoran di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon yang diduga menjadi gudang penyimpanan minuman keras (miras). Dalam penggerebekan, petugas mendapati puluhan miras dan gudang langsung disegel.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan dan Hukum (Kabid Gakkum) Dinas Satpol PP Kota Cilegon, Sofyan Maksudi mengatakan, botol miras dari hasil penggrebekan telah disita pihaknya. Diduga miras akan diperjual-belikan di warung-warung pinggir jalan, dan lingkungan rumah warga.

“Kemarin (Jumat,red) kami berhasil menggerebek satu tempat gudang miras di wilayah Jombang. Terdapat puluhan miras kami sita untuk dijadikan barang bukti,” kata Sofyan dikonfirmasi Selatsunda.com, Sabtu (20/2/2021).

Petugas pasca penggrebekan langsung menyegel gudang penyimpanan miras tersebut. Hingga saat ini, pihaknya masih menelusuri siapa yang bertanggung jawab atas kepemilikan miras.

“Kami segel dan gembok paksa gudang tersebut. Miras sendiri kami sita untuk dijadikan barang bukti. Untuk pemilik gudang miras, kita sedang meminta keterangan atas kepemilikan miras tersebut,” sambungnya.

Kata dia, pemilik miras telah melanggar Perda (Peraturan Daerah) Nomor 5 Tahun 2001 Kota Cilegon terkait pelarangan peredaran minuman keras. Untuk menelusuri lebih dalam, Satpol PP akan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cilegon atas maraknya penjualan miras ilegal tersebut.

“Sepertinya pemilik miras ini tidak kapok terus menjual miras. Maka itu, kami akan memberikan sanksi tegas tegas kepada pemilik miras yang telah melanggar aturan,” pungkasnya. (Ully/Red)