Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga tengah bersama dengan Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono dan Kasat Narkoba Polres Cilegon AKP Shilton menunjukan barang bukti narkoba,” Selasa (10/8/2021). Foto : Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Satu keluarga di Kecamatan Jombang, Kota Cilegon ditangkap pihak kepolisian karena tersangkut kasus peredaran narkoba. Satu keluarga yang terdiri dari lima orang pelaku ini ditangkap Satnarkoba Polres Cilegon diduga mengedarkan sabu di Cilegon.

Kelima pelaku ini bernisial DSH alias Soni (41), DW (40), H (27), SO (28) dan J (28) berhasil ditangkap di rumah pelaku.

Kelima pelaku pengedar narkoba berhasil ditangkap Satnarkoba Polres Cilegon,” Selasa (10/8/2021). Foto : Elfrida Ully/Selatsunda.com

Dalam kasus tersebut, pelaku DSH menjadi otak utama bisnis barang haram tersebut.
DSH dalam mengedarkan sabu mengajak DW yang merupakan istrinya. Selain itu, DSH juga turut melibatkan adik iparnya, JN, adik kandungnya, HD dan adik tirinya, J.

“Informasi yang digali dari pelaku ini, sehingga munculah sindikat dari pelaku yang unik, karena mereka melibatkan keluarga inti. Dimana, seorang suami dengan sengaja mengajak istrinya untuk turut serta dalam peredaran narkoba,” kata Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga saat pengungkapan kasus perkara di Mapolres Cilegon, Selasa (10/8/2021).

Baca juga  PTM Berjalan Tiga Pekan, Dindik Cilegon Klaim Tak Temukan Klaster Sekolah

Shinto menambahkan, kelima pelaku dalam menjalankan aksi memiliki peran yang berbeda-beda. Seperti HD dan J dalam aksi tersebut berperan sebagai kurir barang sabu ke pembeli.

“Di luar itu, pelaku utama DSH (41) alias Soni juga melibatkan adik kandungnya HD dalam konteks peredaran narkoba ini sendiri,” ungkapnya.

Ia menyatakan, modus yang dilakukan para pelaku dengan cara meletakkan barang pesanan di tempat tertentu seperti pinggir jalan sesuai lokasi yang sudah dijanjikan antara pengedar dan pembeli.

“Kemudian yang bersangkutan bahkan juga memerintahkan untuk meletakkan barang-barang itu sesuai dengan yang disepakati,” ujarnya.

Ditempat yang sama Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono mengatakan, pihaknya dalam penangkapan itu berhasil mengamankan barang bukti jenis sabu seberat 105 gram.

Baca juga  KPU Cilegon Tindak Lanjuti PAW Anggota DPRD Meninggal Dunia

“Dalam operasi ini kami mengamankan barang bukti berupa kristal putih diduga sabu, seberat 105 gram dari beberapa tersangka. Selain itu ada juga handphone, timbangan elektronik, dan plastik. Kalau dalam kasus ini, sebagai pengedar sabu ini dimaksudkan ke dalam bandar, karena sabu-sabu sudah dipaket-paket akan dijual kembali,” bebernya.

Kelima pelaku untuk mempertanggung jawabkan perbuatan disangkakan pasal 114 ayat 2, pasal 112 ayat 2 junto pasal 132 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 terkait penyalahgunaan narkoba.

“Dengan ancaman hukuman seumur hidup, atau paling sedikit 5 tahun, paling lama 20 tahun, maksimal seumur hidup, dengan denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar,” pungkas Sigit. (Ully/Red)