Sebanyak 35 narapidana di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon wilayah Kantor Wilayah Hukum dan HAM (Kanwilkumham) Banten mendapatkan remisi masa tahanan khusus natal," Senin (25/12/2023) Foto dokumentasi Lapas Cilegon

CILEGON, SSC – Sebanyak 35 narapidana di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon wilayah Kantor Wilayah Hukum dan HAM (Kanwilkumham) Banten mendapatkan remisi atau pengurangan masa tahanan.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Cilegon, Yosafat Rizanto mengatakan, pemberian remisi ini diberikan kepada narapidana dari berbagai kasus tindak pidana yang dibina di Lapas Kelas IIA Kota Cilegon dalam rangka perayaan Natal 2023.

“Narapidana yang mendapatkan remisi adalah mereka yang berkelakuan baik dan mengikuti program pembinaan sebagaimana dipersyaratkan,” kata Yosafat,” Senin (25/12/2023).

Ia menambahkan, remisi yang diberikan sesuai dengan dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) nomor PAS-2134.PK.05.04 Tahun 2023, serta Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Nomor : PAS-PK.05.04-1945 tanggal 07 November 2023 perihal Pelaksanaan Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Natal Tahun 2023 Kepada Narapidana.

Baca juga  8 Kecamatan di Cilegon Diminta Siapkan Anggaran Pelaksanaan MTQ Tingkat Kota 2024

“Total napi beragama nasrani di Lapas Cilegon ada 37 orang. Namun, 2 napi dinyatakan tidak bisa mendapatkan remisi di karenakan 1 napi sedang menjalani proses Pembebasan Bersyarat (PB), dan 1 orang lagi mutasi dari Rutan Serang tanggal 22 Desember 2023,” tambahnya.

Adapun RK I adalah pengurangan masa hukuman narapidana dalam jangka waktu tertentu pada hari besar keagamaan. Ssyaratnya, mereka sudah menjalani masa hukuman minimal enam bulan dan berkelakuan baik.

“Kami berharap dengan pengurangan masa pidana ini akan dapat memacu semangat warga binaan pemasyarakatan (WBP) untuk mengikuti program pembinaan dengan baik,” pungkasnya. (Ully/red)