Kepala Dinas Satpol PP Kota Cilegon Juhadi M Syukur saat diwawancara di kantornya, Senin (18/4/2020). Foto Elfrida Ully Artha/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Dinas Satuan Pamong Praja (Dinas Satpol PP) Kota Cilegon melakukan sebanyak 233 penertiban selama masa pademi Covid-19 (Virus Corona). Satpol PP dari jumlah penertiban ini menindak 125 kerumunan massa.

Kepala Dinas Satpol PP Kota Cilegon, Juhadi M Syukur mengatakan, pihaknya selain menertibakan kerumunan massa juga melakukan pengawasan terhadap tempat hiburan malam di 77 titik, waralaba sebanyak 14 kali dan penyekatan kendaraan di 3 pintu tol baik di Tol Cilegon Timur, Tol Cilegon Barat dan Pintu Tol Merak.

Penertiban juga dilakukan mulai 17 Maret hingga 4 Mei 2020 ini juga menyasar terkait peredaran miras (minuman keras) di beberapa tempat hiburan malam sebanyak 19 botol dan penertiban pedagang kaki lima (PKL) sebanyak 34 orang.

“Kemungkinan pelanggaran selama pademi ini masih banyak. Mengingat masih banyak masyarakat yang tidak takut akan kejadian pademi Covid-19. Meski sering melakukan penindakan, tidak ada sanksi apapun kepada mereka yang melanggar. Kami hanya melakukan memberikan teguran saja agar mereka tidak melanggar aturan selama Covid-19,” ujar Juhadi.

Pihaknya melakukan pengawasan tersebut melibatkan sebanyak 200 personel. Meski tidak mendapatkan anggaran namun yang dilakukan pihaknya demi untuk mencegah penularan Covid-19 di Cilegon.

“Setiap titik pengawasan kita terjunkan personel. Meski ditengah pademi ini, dari Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan Cilegon tidak memberikan kami anggaran, kami tetap bekerja secara ikhlas dan bertanggung jawab,” tungkasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here