LEBAK, SSC – Seorang ayah di Kabupaten Lebak berinisal YN (39) tega menggauli anak tirinya yang masih berusia 16 tahun hingga hamil enam bulan. YN melancarkan aksi bejatnya ini sejak Agustus 2020 lalu di rumahnya. 

Kasatreskrim Polres Lebak, Iptu Indik Rusmono mengatakan, kejadian terjadinya  aksi bejat ini, bermula dari ibu kandung korban tidak berada di rumah. Pelaku (YN) dan korba yang sebelumnya sedang menonton siaran televisi, tak berlangsung lama pelaku pun langsung mengajak korban untuk melayani napsu bejatnya di dalam kamar. Sempat terjadi penolakan yang dilakukan oleh korban. Namun, pelaku mengancam korban akan meninggalkan ibu korban jika tidak melayani aksi bejatnya tersebut.

Baca juga  KPU Cilegon Beri Santunan Rp 42 Juta Kepada Keluarga Anggota KPPS yang Meninggal Dunia

“Waktu itu Ibu kandung korban tidak ada di rumah. Korban diajak masuk ke kamar oleh pelaku. Pelaku mengancam korban jika tidak menuruti, akan meninggalkan ibunya. Pelaku juga mengancam agar korban tidak menceritakan kejadian tersebut kesiapapun,” kata kasat Reskrim terkonfirmasi melalui pesan singkat whatshapnya,” Kamis (11/2/2021).

Ia menambahkan, keluarga korban menaruh curiga dengan perubahan fisik dari korban. Akhirnya, korbannya menceritakan kejadian tersebut kepada keluarga karena telah dipaksa untuk melayani napsu bejat ayah tirinya.

“Tanpa malu-malu, korban bercerita bahwa telah disetubuhi oleh ayah tirinya. Ibu korban beserta keluarga kemudian melaporkan kejadian itu ke aparat setempat pada Rabu, (10/2/2021) kemarin. Tak berlangsung lama, pelaku pun akhirnya berhasil diringkus oleh Polres Lebak.

Baca juga  Satu Anggota KPPS di Kota Cilegon Dikabarkan Meninggal Dunia

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya ini, pelaku diancam Pasal 76D juncto Pasal 81 dan atau Pasal 76E juncto Pasal 82 Undang-undang (UU) nomir 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. (SSC-03/Red).