20.1 C
New York
Sabtu, Mei 16, 2026
BerandaPemerintahanSepanjang Pandemi Covid-19, Penduduk Miskin di Cilegon Capai 5.640 KK

Sepanjang Pandemi Covid-19, Penduduk Miskin di Cilegon Capai 5.640 KK

-

CILEGON, SSC – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon mencatat sepanjang pademi Covid-19 berlangsung mulai dari 2020 hingga awal 2021, total warga miskin telah menembus diangka 5.640 Kepala Keluarga (KK).

Kepala Dinsos Kota Cilegon Ahmad Jubaedi mengatakan, jumlah warga miskin di Cilegon diprediksi akan meningkat pada 2021. Dari
Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Dinsos Cilegon pada Oktober 2020, jumlah warga miskin tercatat 24.829 KK. Sementara pada Januari 2021 ini naik mencapai 30.469 KK.

“Jika dilihat dari data yang kami (Dinsos) miliki, jumlah warga miskin di Kota Cilegon mengalami peningkatan yang luar biasa. Ini terlihat dari jumlah pembaharuan DTKS naik sekitar 5.640 Kepala Keluarga (KK),” kata Jubaedi di konfirmasi, Jumat (19/2/2021).

Ia menerangkan, naiknya angka warga miskin di Cilegon karena sejumlah faktor. Salah satu yang paling utama adalah faktor Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang mengakibatkan warga menganggur.

Untuk mengantisipasi lonjakan, pihaknya telah menyiapkan jaring pengaman sosial melalui program bantuan sosial. Sedikitnya 4.300 KK diusulkan untuk mendapatkan bantuan tersebut.

“Warga miskin yang menerima bantuan sosial ini harus masuk kedalam data DTSM. Pemberian bantuan ini untuk membantu masyarakat agar kembali bangkit dari kondisi covid-19,” ujar Jubaedi.

Ia berharap, dengan hadirnya jaring pengaman sosial ini, warga terdampak Covid-19 mampu menjalani kehidupan di masa kritis.

“Meski di kondisi pademi Covid-19, masyarakat yang terdampak bisa lebih semangat lagi. Dan kami meminta dengan jaring pengaman sosial ini setidaknya mampu meringankan beban masyarakat miskin di Kota Cilegon,” harapnya.

Senada dengan Jubaedi, Kepala UPT Data dan Informasi Kesejahteraan Dinsos Cilegon, Yusuf Han menjelaskan, kenaikan warga miskin ini berdasarkan hasil data yang diterima Dinsos Kota Cilegon dari masing-masing kelurahan di Kota Cilegon.

“Data sudah kami serahkan ke Kemensos RI untuk selanjutnya dilakukan verifikasi data. Apakah, data yang kami serahkan ini bisa tercover semua atau tidak dari Kemensos untuk menerima bantuan,” jelasnya.

Masih kata Yusuf, berbagai bantuan yang disiapkan oleh pemerintah untuk membantu masyarakat miskin yang terdampak covid-19, yaitu, program keluarga harapan, bantuan pangan non tunai atau sembako dan penerima bantuan iuran dari program JKN. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2