CILEGON, SSC – Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) pada pada, Jumat (18/12/2020) akan menyerahkan nama Seketaris Daerah (Sekda) Definitif Maman Mauludin dan 3 pejabat eselon II yang kosong ke Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon untuk segera dilantik. Dengan turunya SK Kemendagri, tuntas semua penyelenggaraan open bidding Sekda dan eselon II Kota Cilegon di tahun ini.
Walikota Cilegon Edi Ariadi membenarkan jika Pemkot Cilegon melalui Badan Kepegawain Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Cilegon akan mengambil SK Sekda dan 3 Pejabat Eselon II ke Jakarta.
“Saya sendiri sambil rapat ke Jakarta sambil mantau juga ke Kemendragri. Dan sekarang sudah di meja pak Direktur Jendral (Dirjen) Kemendagri. Hari ini, Pak Heri (Kepala BKPP) akan mengambil SK nama sekda definitif dan 3 nama-nama pejabat eselon II ke Jakarta. Kemungkinan pelantikan sekda definitif dan pejabat eselon II yang kosong akan digelar bersamaan juga,” kata Edi kepada Selatsunda.com,” Jumat (18/12/2020).
Edi memastikan, pelantikan sekda definitif dan 3 pejabat eselon II yang kosong ini akan dilantik pada akhir Desember 2020 sebelum habis masa jabatan/pensiun sebagai Walikota Cilegon.
“Akhir desember ini lah biar cepat. Jadi saya gak ada PR lagi setelah nanti pensiun,” ujarnya.
Edi menjelaskan, lambatnya pelantikan sekda definitif dan 3 pejabat eselon II Cilegon ini, karena ada beberapa pertimbangan pusat karena menyangkut masalah penyelenggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
“Sebelumnya memang ada beberapa pertimbangan kalau dilantik sebelum Pilkada. Kemungkinan akhir ini selesai lah,” jelas Edi.
Disinggung mengenai rotasi mutasi rotasi yang ditenggat desember harus digelar, Edi pun mengaku, hal ini pun musti mendapat izin dari pusat untuk digelar.
“Yah perlu izin dulu lah ke pusat. Nanti ajalah dibahas lagi,” pungkas Edi singkat.
Perlu diketahui, 3 pejabat eselon II yang mengikuti lelang Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Direktur Utama (Dirut) RSUD Kota Cilegon. (Ully)

