CILEGON, SSC – Ditengah Walikota Cilegon, Robinsar menata wajah kota dengan membangun lampu hias di trotoar dan Neonbox Cilegon Juare di Simpang Tiga Landmark yang saat ini telah terang benderang di malam hari, cahaya terang justru tidak dirasakan warga yang tinggal berjarak kurang lebih 400 meter dari lokasi tersebut.
Tepat di Jalan Pangeran Jayakarta di Lingkungan Simpang Tiga, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta yang lokasinya tak jauh dari Kantor Walikota Kota Cilegon, sejumlah Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) terpantau mati, Jumat (18/7/2025) malam.
Tampak di lokasi, penerangan jalan terlihat hanya terbantu oleh lampu-lampu rumah warga dan kendaraan yang melintas.

Kondisi ini pun dikeluhkan warga setempat. Warga di Lingkungan Simpang Tiga, Ari mengatakan, PJU telah mati selama kurang lebih 6 – 7 bulan. Hingga saat ini belum ada tindakan dari Pemkot Cilegon.
“Sudah kurang lebih 6 sampai 7 bulan, lampu disini mati. Gelap,” ucap Ari saat diwawancara.
Meski memang tidak terdapat kecelakaan di lokasi itu saat malam hari, namun kondisi PJU mati yang membuat lokasi gelap itu mengganggu pengendara yang melintas terutama kendaraan besar.
Ia menceritakan, pernah sebuah truk yang mengangkut kayu melintas membuat kabel listrik di lokasi itu putus. Kemungkinan, pengemudi tidak melihat kabel karena kondisi gelap.
“Kalau kecelakaan kayaknya, sepengetahuan saya tidak ada. Hanya pernah truk angkut kayu melintas, kabel listrik disitu putus. Yach, kayaknya ngga ngelihat, karena gelap,” paparnya.
Ari meminta kepada Pemkot Cilegon agar lampu PJU dapat segera diperbaiki. Jangan sampai pengendara yang melintas merasa tidak aman terjadi kecelakaan. Karena lampu PJU yang mati itu berada di lokasi belokan.
Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Heri Suheri coba dikonfirmasi terkait hal ini belum merespon. Pesan pendek lewat whatsapp masih belum dibalas. (Ronald/Red)

