Suasana warga riuh saat pemindahan terduga pelaku Ormas ke Mapolres Serang dari Mapolsek Serang Kota, Jumat (17/1/2020). Foto Screenshoot video

SERANG, SSC – Massa warga di sekitar Lingkungan Pekarungan menggeruduk Mapolsek Serang Kota, Jumat, (17/01/2020) sekitar pukul 16.30 WIB. Massa yang datang sekitar puluhan orang ke Mapolsek diipicu adanya salah satu saudara dari warga setempat diduga menjadi korban saat perselisihan antara Ormas Pergerakan Pembela Aspirasi Masyarakat (Perpam) dengan Mata Elang (Matel) dari PT Bayu Gatra Perkasa. Riuh warga pun terjadi saat polisi memindahkan pihak yang terlibat perkelahian ke Mapolres Serang.

Informasi yang dihimpun, perselisihan antara Matel dan Ormas ini awalnya pecah di Kepandean, Kota Serang sekitar pukul 15.30 WIB.

Insiden itu bermula ketika dua Matel berinisial TN (38) dan YN (27) menanyakan kepemilikan kendaraan roda dua dengan merk Pino warna putih biru bernopol A 2571 CV yang dikendarai oleh JM.

Saat terjadi cekcok mulut antara Matel dan JM, seketika datang 30 orang ke lokasi. Perselisihan antara puluhan massa dari Ormas Perpam, Matel dan warga Pekarungan pun pecah dan berujung aksi saling pukul.

Keributan mengakibatkan tiga orang terluka. Satu diantaranya berinisial M alias P (30) dari Ormas dan dua orang Matel yakni Y (27) serta T (38) terkapar di Rumah Sakit (RS) untuk mendapatkan perawatan secara intensif.

Sekitar pukul 16.30 Wib, pihak Ormas Perpam membawa dua orang Matel ke Polsek Serang untuk diamankan. Tidak menerima pihak diamankan merupakan saudara dari warga di Pekarungan, wargapun berduyun duyun mendatangi Polsek Serang.

Kemudian sekira pukul 18.40 WIB, kedua matel yang merupakan korban pemukulan atau pengeroyokan dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan pengobatan dan Visum.

Selanjutnya, pukul 19.00 WIB sebanyak 15 orang dari Ormas Perpam diamankan ke Polres Serang Kota mengunakan kendaraan truck Dalmas untuk dimintai keterangan.

Pantauan yang dilakukan Selataunda.com di Polresta Serang, Kapolres Serang Kota AKBP Edi Cahyono tampak tengah berjaga di depan Mako beserta petugas kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Serang AKP Indra Veradinata coba dikonfirmasi di lokasi belum memberi keterangan mendetail permasalahan tersebut.

“Nanti ya, masih dimintai keterangan,” ujarnya. (Ronald/Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini