CILEGON, SSC – Sehari jelang larangan mudik 1442 Hijiriah, mobilisasi penumpang baik pejalan kaki, kendaraan pribadi dan lainnya terpantau menyebrang dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Untuk menghalau penumpang, Polda Banten telah menyiapkan 19 titik penyekatan di wilayah Banten.
Hal ini terungkap saat Wakapolda Banten, Brigjen Pol Ery Nursatari bersama Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dan rombongan melakukan kunjungan di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Rabu (5/5/2021).
Wakapolda Ery Nursatari mengatakan, 13 pos penyekatan didirikan di jalur arteri mulai dari Tangerang hingga Pelabuhan Merak.
“6 gate tol mulai di Cikupa, Ciujung Cikande , Serang Barat, Serang Timur, Merak. Di arteri mulai dari Tangerang, Serang sampai ke Lebak ada 13 titik,” kata Wakapolda kepada awak media di Pelabuhan Eksekutif Merak.
Dia menjelaskan, pemudik dari luar daerah yang hendak menuju Pelabuhan Merak dan penyerangan lainnya akan diperiksa disetiap titik penyekatan. Upaya itu dilakukan untuk menghalau pemudik yang nekad melanggar aturan larangan mudik. Jika kedapatan ada yang mudik akan diputar balik.
“Kita tidak ingin pada hari H mudik Lebaran, tidak ditemukan lagi pemudik menyebarang di Pelabuhan Merak. Pastinya, jika ada pemudik yang nekat mudik, kami akan putar balikan karena kami tidak ingin penyebaran virus covid-19 akan menjadi kluster baru,” jelasnya.
Kata Wakapolda, penerapan aturan laranganudik akan diberlakulan mulai Kamis (6/5/2021) pukul 00.00 WIB. Anggota kepolisian di pos penyekatan akan mulai melakukan persiapan menghalau pemudik pada Hari ini pukul 20.00 WIB. (Ully/Red)

