CILEGON, SSC – DPRD Kota Cilegon merekomendasikan agar Pemkot Cilegon untuk lebih mengembangkan potensi wisata di sekitar Pulomerak. Hal ini karena, kondisi pantai di Cilegon telah hilang akibat didominasi pembangunan industri.
Pengembangan potensi wisata ini masuk dalam rekomendasi yang dilakukan oleh DPRD Kota Cilegon dalam Laporan Keterangan Pertangungjawaban (LKPJ) Walikota Cilegon Tahun 2019.
Ketua Tim Perumus LKPJ Walikota Cilegon Tahun 2019 Subhi menjelaskan, jika Pemkot harus mampu mengoptimalkan keberadaan potensi wisata yang ada di Cilegon.
“Kita (Cilegon) kan punya Pulau Merak Kecil. Itu yang semestinya dijadikan potensi wisata yang menguntungkan. Semestinya itu yang harus diperhatikan oleh mereka,” kata Subhi kepada awak media,” Kamis (14/5/2020).
Sementara itu, Anggota Tim Perumus LKPJ Walikota Cilegon Tahun 2019 Erick Rebiin menjelaskan, wisata di Cilegon sudah semakin tergerus oleh industri. Pada dasarnya, Cilegon memiliki garis pantau yang cukup panjang, dengan berbagai macam potensi wisata laut lainnya. Namun kini magnet pariwisata sudah tergerus karena kehilangan fungsi pantai.
“Persoalannya kita punya pantai, tapi habis pantai ini (kepentingan industri), kita harus punya wisata pantai wong kita punya pantai, gimana ini saya bingung,” ujarnya.
Pemkot Cilegon kedepan menurutnya harus mencari potensi-potensi wisata pantai lainnya. Saat ini yang masih bisa dikembangkan salah satunya adalah Pulau Merak Kecil dan Pulau Merak Besar yang berada di Kecamatan Pulomerak.
Ia berharap potensi pantai yang masih tersisa itu tidak digeser untuk kepentingan inudstri seperti halnya pantai-pantai lain yang ada di Kota Cilegon.
“Mana yang kira-kira bisa dikembangkan sebagai wisata, jangan dihabiskan industri, cari potensinya,” ujarnya.
Ia meminta agar kondisi ini bisa disikapi benar-benar oleh Pemkot Cilegon agar potensi wisata bisa lebih diperhatikan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Cilegon Mahmudin belum berhasil dikonfirmasi, panggilan telepon belum direspon. (Ully/Red)

