SERANG, SSC – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Banten mencatat total uang lecek dan rusak yang banyak ditukar oleh masyarakat Banten tembus Rp 11,33 miliar. Pecahan uang Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu paling banyak ditukar di Bank Indonesia.
Hal ini terungkap dalam taklimat media laporan perekonomian Provinsi Banten edisi Febuari 2024 yang digelar di salah satu restoran di Kota Serang, siang tadi.
Kepala Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten Ameriza M Moesa mengatakan, upaya yang dilakukan oleh BI Banten guna menekan peredaran uang rusak dengan cara clean money policy.
“Selama seminggu 2 hari (Selasa-Kamis) BI Banten membuka loket penukaran uang rusak. Loket penukaran uang rusak ini bertujuan agar masyarakat yang memiliki uang rusak tidak perlu khawatir lagi uang tersebut tidak bisa digunakan. Bank Indonesia menjamin jika uang pecahan rusak hanya 2/3, maka kami akan menganti kerusakan itu 100 persen dengan nilai yang ditukarkan. Dan umumnya yang ditukarkan itu uang sudah lama tidak beredar mulai 2004-2006 lalu,” kata Ameriza M Moesa kepada awak media, Senin (13/5/2024).
Ia menambahkan, penukar uang rusak ini kebanyakan dilakukan secara kolektif dan ada juga emak-emak dan Saat ini ada inisiatif dari masyarakat. Misalnya di satu kampung mereka menerima uang rusak dari tetangga kemudian ditukarkan ke Bank Indonesia,” terangnya.
Ia menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin menukarkan uang dengan kondisi lecek maupun rusak bisa membuka aplikasi pintar miliki Bank Indonesia dengan mengupload aplikasi pintar di handpone lalu cantimkan total pecahan nominal yang diminta. Atau bisa datang langsung ke Bank Indoensia,” tambahnya.
Ameriza mengimbau masyarakat untuk bisa memanfaatkan layanan kas keliling. “Kami instruksikan petugas setiap melakukan kas keliling jangan hanya menerima uang bagus saja, tapi penukaran uang rusak juga dilakukan penukaran,” tegasnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melakukan penukaran uang rusak.
Kepala Unit Implementasi Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan BI Provinsi Banten Syahrun Romadhonia menambahkan, dalam sehari, ada sekira 30 sampai 40 orang yang menukarkan uang di BI dengan total nominal bisa sekira Rp100 juta.
“Proses penukarannya bisa pakai aplikasi Pintar BI. Isi form nominal pecahan apa yang akan ditukar, lebih cepat,” tuturnya. (Ully/Red)

