Sejumlah OPD melakukan rapat evaluasi anggaran PSBB saat di Kantor Bappeda Serang, Senin (5/10/2020). Foto Istimewa

SERANG, SSC – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Serang akan mengusulkan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diperpanjang hingga akhir tahun 2020. Usulan ini pun berimplikasi pada anggaran refocusing yang tersedia. Di mana sejumlah OPD pada usulan tersebut akan mengajukan penambahan dan pergeseran anggaran.

Kepala BPKAD Kota Serang, Wachyu B Kristiawan mengatakan, ada sejumlah OPD yang mengajukan penambahan anggaran penanganan Covid-19 sehubungan rencana perpanjangan PSBB hingga Desember 2020 mendatang. Sementara ada juga OPD yang tidak menambah namun hanya mengusulkan pergeseran anggaran dari yang telah disediakan.

“Kalau yang ada penambahan (rapat evaluasi BTT Covid-19) tadi, Satpol PP minta nambah karena kemungkinan PSBB sampai Desember. DLH minta nambah, Dinas Kesehatan hanya bergeser nanti,” ungkapnya ditemui usai rapat evaluasi Anggaran PSBB di Kantor Bappeda Serang, Senin (5/10/2020).

Ia menjelaskan, anggaran saat PSBB diterapkan di Kota Serang seperti anggaran penanganan Covid-19 untuk Satpol PP, Dinas Perhubungan dan lainnya sudah dikucurkan ke masing-masing OPD. Namun saat terdapat usulan penambahan anggaran maka perlu dilaporkan.

Baca juga  Kecamatan Citangkil Juara Umum MTQ Kota Cilegon

Begitu juga seperti Dinkes yang rencananya menggeser anggaran untuk membeli alat sejenis PCR juga harus dilaporkan. Mengingat Rencana Kerja Belanja (RKB) yang dibuat sebelumnya dari anggaran refocusing Rp 32 miliar, menjadi berubah.

“Seperti dinkes tadi, mau menggeser untuk beli semacam PCR. Mereka laporan. Mereka untuk yang kemarin, mau ada perubahan penggunaan Rp 4,1 miliar. Makanya dibicarakan tadi, disetujui dan lakukan perubahan RKB-nya,” tuturnya.

Sejauh ini, usulan tersebut belum berpengaruh signifikan terhadap anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) Rp 101 miliar yang disiapkan pemkot. Karena penanganan Covid-19 juga disokong anggaran pusat.

Baik penambahan maupun pergeseran anggaran yang diusulkan OPD masih bisa dipenuhi dari anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp 89,1 miliar yang bersumber dari BTT.

“BTT itu kan Rp 101 miliar yang disediakan bukan cuman untuk penanganan Covid-19 saja, hal lain juga. Seperti bencana dan sebagainya. BTT untuk Covid itu Rp 89,1 miliar,” tandasnya.

Baca juga  2 Pegawai Pengadilan Agama Serang Positif Covid-19, Persidangan Ditutup Sementara

Sementara, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), Kusna Rondani mengungkapkan hal yang sama. Pihaknya mengajukan penambahan anggaran sehubungan adanya rencana Sagas Covid-19 mengusulkan untuk memperpanjang masa PSBB di Kota Serang hingga Desember mendatang.

“Itu sudah kesepakatan gugus. Itu kebijakan satgas saja. Memintanya sampai Desember,” tuturnya.

“Untuk (usulan Satgas) ke pak Walikota belum (disampaikan). Baru rapat usulan seperti itu. Nanti disampaikan ke pimpinan,” sambung dia.

Satgas menyepakati PSBB perlu diperpanjang, kata Kusna, karena kondisi Covid-19 di Kota Serang tidak diketahui sampai kapan berakhir. Maka dari itu perpanjangan PSBB dilakukan untuk terus meningkatkan penegakan dan pengendalian protokol kesehatan di tengah masyarakat.

“Kita tidak tahu (pandemi Covid-19) ini berhentinya sampai kapan selesainya. Saya kira ini tidak akan selesai tapi perlu ditingkatkan dengan melaksanakan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat). Diantaranya 3M. Menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” paparnya. (Ronald/Red)