20.1 C
New York
Sabtu, Mei 2, 2026
BerandaPemerintahanVertikal Garden di Jalan Protokol Dirobohkan

Vertikal Garden di Jalan Protokol Dirobohkan

-

Vertikal Garden di Jalan Protokol Dirobohkan

CILEGON, SSC – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Cilegon menubuhkan pohon buatan atau vertikal Garden yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Cibeber, Kota Cikegon atau tepatnya seberang SPBU Cibeber, sore tadi. Alasan dirubuhkan taman vertikal ini, karena dianggap membayarkan para pengguna jalan lantaran pohon buatan tersebut miring ke arah jalan.

Salah satu juru parkir, Ibrohim tak mengetahui pasti penyebab miringnya posisi pohon vertikal tersebut. Dirinya baru mengetahui jika pohon buatan tersebut telah dirubuhkan oleh pihak dinas terkait.

“Kalau penyebab miring pohon buatan itu sih enggak tahu. Karena membahayakan pengguna jalan, dinas tersebut langsung dirubuhkan,” kata Ibrohim,” Kamis (3/6/2021).

Terpisah, Kepala Bidang Sarana dan Arsitektur Kota pada Disperkim Kota Cilegon, Nopi Kesuma menjelaskan, jika pihaknya merobohkan pohon tersebut karena mendapat keluhan dari warga ada pohon yanh posisinya miring. Miringnya pohon itu, usai ditabrak mobil pada pekan lalu.

“Kita juga tidak tahu yang menabrak siapa, orangnya kabur saja. Sejak akhir pekan kemarin,” jelasny.

Ia menuturkan, sebelum di robohkan, pohon buatan tersebut dicabut terlebih dahulu. Kemudian dilakukan perbaikan, dan nanti akan dipasang kembali.

“Kita inisiatif merobohkan karena memang membahayakan. Sebelum timbul korban, kita amankan terlebih dahulu,” ucapnya.

Disinggung rencana penempatan kembali pohon buatan tersebut di pasang kembali, ia pun hingga saat ini masih belum bisa memberikan keputusan. Hal ini mengingat,  minimnya anggaran yang ada Disperkim Cilegon.

“Kita juga rutin mengecek satu per satu pohon buatan di pinggir jalan pada saat melakukan penyiraman setiap harinya,” ungkapnya. 

Selain vertikal garden, kata Nopi, taman di median jalan juga sering rusak karena tertabrak kendaraan. Biasanya, untuk kendaraan yang menabrak pun melarikan diri, sehingga perbaikan ditanggung pemerintah.

“Seperti tahun lalu, habis puluhan juta buat perbaikan taman median jalan,” akunya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2