CILEGON, SSC – Janji Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta yang disampaikan saat awal menjabat untuk merotasi dan mutasi pejabat akan direalisasikan.
Walikota Helldy mengatakan, rotasi dan mutasi pejabat baik eselon II, III dan IV akan dilakukan bertahap. Helldy-Sanuji pada Juni ini akan memprioritaskan mengisi posisi jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kosong dari pejabat eselon II yang ada.
Diketahui tiga jabatan Kepala OPD yang kosong diantaranya Jabatan yang kosong diantaranya Asda I, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Disperindag.
“Kita geser-geser dulu, buat ngisi yang kosong seperti Asda I, BPKAD dan Disperindag,” ujarnya, Belum lama ini.
Nantinya jika tiga jabatan telah terisi tahapan selanjutnya jabatan OPD yang kosong akan dilelang.
“Nanti, kalau ada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lain yang kosong akan dilelangkan segera,” beber politisi Partai Beringin Karya ini.
Ia menyatakan, Baperjakat dalam tiga bulan terakhir telah melakukan penilaian terhadap kepala OPD yang dianggap layak untuk mengisi jabatan yang kosong. Itu dilakukan agar pengisian jabatan dapat tepat dan sesuai kompetensinya.
“Dalam waktu tiga bulan ini, kita sudah melihat mana pejabat yang memang menyukai pekerjaan di bidangnya, mana yang tidak itu terlihat. Upaya kamu menempatkan pejabat benar di posisi yang benar,” tandasnya.
Mengenai rencana rotasi mutasi pejabat eselon III dan IV, kata Helldy akan dilakukan pada akhir Juni atau Juli mendatang.
“Pejabat eselon III dan IV menyusul, bisa akhir bulan atau bulan depan,” paparnya
Untuk pengisian jabatan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon yang pada beberapa waktu lalu calon kepala OPD telah diwawancara ulang, Helldy mengungkapkan akan melantiknya segera. Mengenai itu pula, dia meminta BKPP meminta izin kepada Kemendagri RI menindaklanjuti pelantikan.
“Kemungkinan DKPP dan Dinkes langsung dilantik, untuk RSUD masih kita lihat lagi karena satu calon gugur karena meninggal dunia. Untuk izin diperbolehkan, tidak harus menunggu enam bulan setelah dilantiknya Walikota,” pungkasnya.
Sementara, Wakil Walikota Sanuji mengatakan, Kemendagri RI pada prinsipnya telah mengizinkan Pemkot Cilegon untuk merotasi dan mutasi pejabat.
“Target Juli semua jabatan kosong sudah diisi. Saat ini, ada 64 jabatan kosong dari jabatan eselon II, III dan IV,” paparnya.
Orang nomor dua di Kota Cilegon ini mengungkapkan, 3 calon kepala OPD baik Dinkes, DKPP dan RSUD juga segera dilantik. BKPP hanya tinggal menindaklanjuti rencana pelantikan kepada Kemendagri RI.
“Pada dasarnya kita sudah dapata izin waktu saya sama Pak Wali ke Kemendagri, tetapi diminta untuk memanggil dulu calon-calon Kepala OPD yaitu DKPP, Dinkes dan RSUD Cilegon, kemungkinan RSUD Cilegon juga akan open bidding ulang, untuk dua OPD bisa langsung dilantik,” pungkasnya. (Ronald/Red)

