20.1 C
New York
Senin, Mei 4, 2026
BerandaPeristiwaWalikota Cilegon Minta Program CCSR Bisa Sinkron Dengan Pemerintah

Walikota Cilegon Minta Program CCSR Bisa Sinkron Dengan Pemerintah

-

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Edi Ariadi meminta CCSR (Cilegon Corporate Social Responsibility) dalam menjalankan programnya dapat lebih berinovasi. Menurutnya, program yang dijalankan saat ini tidak jauh berbeda dengan yang dijalankan pemerintah.

Hal itu dikatakan Edi usai menghadiri Kegaiatan Rapat Kerja dan Singkornsiasi Program CCSR di salah satu hotel di Kota Cilegon,” Kamis (3/10/2019).

Lebih lanjut Edi menyarankan, program yang dijalankan semestinya tidak harus sama dengan pemerintah tetapi dapat saling melengkapi.

“Saya hanya mengingatkan agar semua program dari mereka (CCSR,red) harus sesuai dengan program yang ada. Lebih singkron lagi program mereka dengan program di Pemkot Cilegon. Jangan ini ke sana, ini ke utara ini ke barat. Terus programnya sama pula. Ditambah, anggaran yang sudah dimiliki oleh Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) diberikan untuk 1 lokasi yang sama. Cari lah lokasi yang berbeda kan kita ada 8 kecamatan,” kata Edi.

Sejauh ini dari yang diketahuinya, program sosial yang dijalankan Pemkot Cilegon dikerjakan ulang oleh CCSR. Oleh karena itu, ia meminta agar CCSR bisa lebih berinovasi.

“Contohnya aja, pembuatan jamban di beberapa titik. Kenapa tidak airnya dulu yang dibuat. Maksudnya, pemerintah membuat jambannya, CCSR membuat saluran airnya. Jangan semuanya bikin jamban. Oleh karena itu, program CCSR harus lebih dimatangkan kembali,” kata ayah 2 orang anak.

Menanggapi hal ini, Ketua CCSR Kota Cilegon, Huluful Fahmi tidak mengelak program yang dijalankan sama dengan program yang dijalankan pemkot. Namun agar program CCSR dengan pemkot bisa saling melengkapi, kata dia, pihaknya perlu mengetahui program yang dijalankan OPD. Dengan raker inilah diharapkan tujuan dalam mensejahterakan masyarakat tetap sejalan dan saling mengisi antar berbahai pihak.

“Makanya dalam rangka menyusun bareng-bareng, dengan raker inilah, kami meminta program OPD yang terkait dengan dengan masyarakat agar kita sinkronkan dengan industri. Maka dari itu kita langsungkan raker ini supaya tidak tumpang tindih,” paparnya.

Soal progres laporan hasil program yang dijalankan, kata dia, CCSR sampai saat ini sudah mencapai 80 persen. Dengan raker inilah diharapkan juga program yang dijalankan CCSR lebih berkualitas.

“Mudah-mudahan tinggal 1 bulan lagi, program kami bisa selesai hingga 100 persen. Kita selalu upaya agar lebih maksimal lagi,” ujar Fahmi. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2